Kebakaran rumah di Sampit berhasil dikendalikan berkat aksi cepat warga dan Damkar, dengan dugaan penyebab korsleting listrik.
KOTAWARINGIN TIMUR – Respons cepat warga dan petugas pemadam kebakaran berhasil mencegah kebakaran meluas di Jalan Metro TV, Kelurahan Mentawa Baru Hilir, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Senin (04/05/2026) malam. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 19.42 WIB itu diduga dipicu korsleting listrik di bagian belakang rumah warga, namun tidak menimbulkan korban jiwa.
Kebakaran terjadi di rumah milik Rika, dengan titik awal api berasal dari ruang penyimpanan barang bekas di bagian belakang bangunan. Material mudah terbakar di lokasi tersebut membuat api cepat membesar dan berpotensi merambat ke bagian rumah lainnya.
Kepala Peleton (Danton) 2 Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kotim Muhammad Febbry menyampaikan bahwa laporan kebakaran segera ditindaklanjuti tim di lapangan. “Informasi masuk pukul 19.42 WIB, dan kami langsung bergerak. Sekitar tujuh menit kemudian tim sudah tiba di lokasi untuk melakukan penanganan,” ujarnya, sebagaimana dilansir Kalamanthana, Senin (04/05/2026).
Menurutnya, saat petugas tiba, kondisi api sudah cukup besar. Namun, upaya awal warga yang melakukan pemadaman secara manual terbukti efektif menahan penyebaran api ke bangunan lain di sekitar lokasi.
“Warga sudah lebih dulu melakukan pemadaman manual, sehingga api tidak sampai menjalar ke rumah lain. Ini sangat membantu proses penanganan kami di lapangan,” tambahnya.
Proses pemadaman dan pendinginan berlangsung hingga sekitar pukul 20.37 WIB. Setelah memastikan kondisi benar-benar aman dan tidak ada potensi api kembali menyala, petugas kemudian kembali ke markas.
Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh korsleting listrik di area belakang rumah. Meski demikian, penyebab pasti masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh pihak terkait.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp15 juta akibat sejumlah barang di ruang penyimpanan yang hangus terbakar.
Penanganan kebakaran melibatkan berbagai unsur, antara lain Kepolisian Sektor (Polsek) Ketapang, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta relawan pemadam kebakaran yang turut membantu di lokasi.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi korsleting listrik, terutama pada area rumah yang menyimpan barang mudah terbakar, guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan