Pelepasan 10 ribu bibit ikan di Sungai Sesayap menjadi bagian dari upaya terpadu TNI dan Pemkab Malinau dalam menjaga ekosistem dan memperkuat ketahanan pangan.
MALINAU – Penguatan ketahanan pangan berbasis lingkungan menjadi sorotan dalam kegiatan terpadu yang digelar Komando Daerah Militer (Kodam) VI/Mulawarman bersama Komando Distrik Militer (Kodim) 0910/Malinau di Taman Jajok, Desa Malinau Seberang, Senin (04/05/2026). Selain penanaman pohon, kegiatan ini juga ditandai dengan pelepasan 10 ribu bibit ikan di bantaran Sungai Sesayap sebagai upaya menjaga ekosistem sekaligus mendukung ketersediaan pangan masyarakat.
Pelepasan bibit ikan yang terdiri dari jenis patin dan lele tersebut dilakukan di lima titik strategis di sepanjang bantaran sungai. Kegiatan ini melibatkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Malinau sebagai bentuk kolaborasi lintas sektor dalam menjaga keseimbangan lingkungan.
Bupati Malinau Wempi W Mawa menegaskan bahwa program tersebut memiliki manfaat jangka panjang jika dilakukan secara berkelanjutan. “Ini merupakan langkah positif yang perlu terus kita jaga bersama, agar ekosistem tetap seimbang dan masyarakat juga bisa merasakan manfaatnya,” ujarnya, Senin (04/05/2026).
Menurutnya, selain menjaga kelestarian alam, kegiatan ini juga menjadi sarana membangun kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya pelestarian lingkungan serta penguatan ketahanan pangan berbasis sumber daya lokal.
Secara keseluruhan, kegiatan serentak di wilayah Kodam VI/Mulawarman tidak hanya berfokus pada penebaran benih ikan, tetapi juga mencakup penanaman 26.980 pohon keras, 14.530 pohon buah, serta 10.100 pohon ulin. Program ini bahkan ditargetkan mampu mencetak rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai bagian dari kampanye pelestarian lingkungan secara masif.
Selain itu, pelepasan 4.100 ekor burung dan 20.000 benih ikan turut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan yang diarahkan untuk mempercepat pemulihan ekosistem di wilayah tersebut.
Melalui kegiatan ini, sinergi antara TNI dan pemerintah daerah diharapkan mampu memperkuat upaya pelestarian lingkungan sekaligus memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam menjaga keberlanjutan sumber pangan di Malinau. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan