Aksi pencurian aki sepeda motor di Jalan Sultan Adam, Banjarmasin Utara, terekam CCTV dan menambah keresahan warga atas maraknya kehilangan perlengkapan kendaraan.
BANJARMASIN – Warga di kawasan Jalan Sultan Adam Gang 3 Irama, Kecamatan Banjarmasin Utara, Kota Banjarmasin, diminta meningkatkan kewaspadaan setelah aksi pencurian aki sepeda motor terekam kamera Closed Circuit Television (CCTV), Kamis (07/05/2026) sekitar pukul 01.30 Wita.
Kasus ini menambah daftar aksi pencurian perlengkapan kendaraan yang belakangan kembali marak terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan Selatan (Kalsel), terutama di Kota Banjarmasin, Kota Banjarbaru, dan Martapura, Kabupaten Banjar. Barang yang menjadi sasaran tidak hanya sepeda motor dan helm, tetapi juga aki kendaraan.
Dalam unggahan akun Instagram @info_banjarmasin, seorang warga melaporkan kehilangan aki sepeda motor jenis Vario dan Beat Street. Namun, rekaman CCTV hanya memperlihatkan pencurian aki pada motor Vario.
“Info kehilangan AKI motor vario dan beat street cuman yg kesorot motor vario,sekitaran jam setengah 2 malam pada hari kamis tanggal 7 mei 2026. lokasi jalan sultan adam gg 3 irama, banjarmasin utara,” demikian isi unggahan warganet, sebagaimana dilansir Banjarmasin Post, Kamis (07/05/2026).
Dalam rekaman video yang beredar, pelaku terlihat seorang laki-laki muda. Ia tampak mengenakan celana jins, sweter putih, dan topi abu-abu. Pelaku berjalan perlahan sambil membawa aki motor yang diduga hasil curian.
Warga dalam unggahan itu juga menyebut kawasan tersebut sebelumnya sempat mengalami beberapa kasus kehilangan. Barang yang pernah hilang antara lain helm, dua telepon seluler, dan sandal. CCTV kemudian dipasang karena warga merasa resah akibat berulangnya aksi pencurian.
“Sebelumnya sempat kemalingan juga helm dan 2 batang hp dan sendal, uman belum ada cctv,ini baru di pasang cctv karena sudah muak dengan kemalingan,” tulis warganet tersebut.
Maraknya pencurian perlengkapan kendaraan membuat pemilik motor perlu lebih berhati-hati, terutama saat memarkir kendaraan pada malam hari atau di lokasi yang minim pengawasan. Pencurian aki dapat dicegah dengan memperkuat sistem pengaman pada jok dan area penyimpanan aki.
Beberapa langkah pencegahan yang dapat dilakukan antara lain menggunakan baut pengaman khusus, memasang alarm sentuh atau getar, memastikan pengunci jok berfungsi baik, serta memarkir kendaraan di lokasi terang dan terpantau CCTV.
Pemilik kendaraan juga disarankan mengunci stang ke kanan untuk mempersulit akses ke bagian jok pada beberapa jenis sepeda motor. Jika kendaraan ditinggalkan dalam waktu lama, aki dapat dilepas dan disimpan di tempat aman guna mencegah pencurian sekaligus menjaga daya aki.
Kewaspadaan warga dan pemasangan CCTV di lingkungan permukiman diharapkan dapat membantu mencegah aksi pencurian serupa serta memudahkan identifikasi pelaku jika tindak kejahatan kembali terjadi. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan