Charles de Gaulle Bergerak, Prancis Siap Amankan Selat Hormuz

Prancis mengerahkan kapal induk Charles de Gaulle ke Laut Merah bagian selatan untuk merespons ketegangan di Selat Hormuz yang mengganggu jalur energi dunia.

JAKARTA – Pemerintah Prancis mengerahkan kapal induk Charles de Gaulle menuju Laut Merah bagian selatan sebagai respons atas meningkatnya ketegangan di Selat Hormuz yang mengganggu jalur pelayaran energi dunia. Langkah tersebut disebut sebagai bentuk kesiapan Prancis untuk membantu mengamankan navigasi di kawasan strategis Timur Tengah.

Kapal induk utama Angkatan Laut Prancis itu bersama sejumlah kapal pengawal dilaporkan tengah melintasi Terusan Suez menuju Laut Merah bagian selatan. Pergerakan armada tersebut dilakukan di tengah terhentinya sebagian besar lalu lintas pelayaran di Selat Hormuz sejak konflik Timur Tengah pecah pada akhir Februari 2026.

Seorang ajudan Presiden Prancis, Emmanuel Macron, mengatakan pengerahan armada itu bertujuan menunjukkan kesiapan negaranya menjaga keamanan jalur pelayaran internasional.

“sinyal bahwa kami tidak hanya siap mengamankan Selat Hormuz, tetapi juga mampu melakukannya,” kata ajudan Macron kepada wartawan, sebagaimana dilansir AFP, Rabu (06/05/2026).

Kementerian Pertahanan Prancis menyebut Charles de Gaulle beserta kapal pengawalnya saat ini sedang bergerak menuju wilayah operasi di Laut Merah bagian selatan. Selat Hormuz sendiri merupakan jalur strategis yang biasa dilalui sekitar seperlima distribusi minyak mentah dunia.

Ketegangan di kawasan tersebut membuat arus pelayaran dan distribusi energi global terganggu dalam beberapa bulan terakhir. Sejumlah negara mulai meningkatkan kehadiran militernya di sekitar Timur Tengah guna menjaga keamanan jalur perdagangan internasional dan mengantisipasi dampak lebih luas terhadap ekonomi dunia. []

Redaksi1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com