Polda Kalbar menerjunkan Tim Food Safety Biddokkes untuk memastikan makanan dan minuman peserta AVC Men’s Champions League 2026 di Pontianak aman, higienis, dan layak dikonsumsi.
PONTIANAK – Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Barat (Kalbar) memperketat pengawasan keamanan pangan bagi peserta dan ofisial Turnamen Asian Volleyball Confederation (AVC) Men’s Champions League 2026 di Kota Pontianak, Selasa (12/05/2026).
Pengawasan itu dilakukan melalui Tim Food Safety Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Kalbar di Hotel Aston Pontianak. Pemeriksaan tersebut menjadi bagian dari dukungan kesehatan untuk memastikan penyelenggaraan turnamen internasional berjalan aman, tertib, dan bebas dari risiko gangguan konsumsi.
Tim Food Safety dibentuk oleh Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kalbar Pipit Rismanto melalui Biddokkes Polda Kalbar yang dipimpin Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Kabiddokkes) Polda Kalbar Subur. Pemeriksaan menyasar makanan dan minuman yang disajikan kepada peserta, ofisial, serta pihak terkait lainnya, sebagaimana diberitakan Sumber Berita, Selasa (12/05/2026).
Dalam pemeriksaan tersebut, petugas mengecek kebersihan penyajian, kualitas bahan makanan, hingga kelayakan konsumsi. Pengawasan juga dilakukan untuk memastikan tidak ada kandungan berbahaya maupun makanan tidak higienis yang berpotensi mengganggu kesehatan peserta selama rangkaian turnamen berlangsung.
Subur mengatakan, pemeriksaan makanan dan minuman merupakan langkah pencegahan agar seluruh konsumsi yang disediakan bagi peserta dan ofisial benar-benar aman.
“Pemeriksaan makanan dan minuman ini merupakan langkah preventif guna memastikan seluruh konsumsi yang disajikan kepada peserta dan official aman, higienis, serta layak dikonsumsi. Kami ingin memastikan kegiatan internasional ini berjalan lancar dengan dukungan kesehatan yang optimal,” ujar Kombes Pol DRG. Subur, M.H.
Ia menambahkan, Tim Food Safety Biddokkes Polda Kalbar akan terus melakukan pengawasan selama rangkaian AVC Men’s Champions League 2026 berlangsung. Langkah ini menjadi bentuk pelayanan dan perlindungan kepada seluruh peserta kegiatan internasional tersebut.
Dengan pengawasan berkelanjutan, Polda Kalbar berharap aspek kesehatan dan keamanan pangan tidak hanya mendukung kelancaran turnamen, tetapi juga menjaga citra Pontianak sebagai tuan rumah kegiatan olahraga berskala internasional. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan