Sebanyak 54 pengurus IKAMBA Kaltim dikukuhkan dengan agenda utama memperkuat solidaritas anggota, menjalankan Program G100, dan mendukung harmoni sosial di Kaltim.
SAMARINDA – Sebanyak 54 pengurus Ikatan Keluarga Manggarai Barat (IKAMBA) Kalimantan Timur (Kaltim) resmi dikukuhkan di Gedung Anggar Kaltim, Kamis (14/05/2026). Pelantikan itu menjadi momentum penguatan solidaritas warga Manggarai Barat di Kaltim, sekaligus penegasan peran IKAMBA dalam bidang sosial, budaya, pendidikan, dan dukungan terhadap kondusivitas daerah.
Ketua Paguyuban IKAMBA Kaltim, Paulinus Dugis, mengatakan pelantikan pengurus baru tersebut berlangsung lancar dan penuh kekeluargaan. Ia berharap kepengurusan yang baru dikukuhkan dapat bekerja maksimal untuk menjalankan roda organisasi serta menjaga kekompakan keluarga besar IKAMBA di Kaltim.

“Kita bersyukur pelantikan ini berjalan dengan lancar, sesuai dengan yang diharapkan, semua kondusif terkendali tidak kurang dari apapun,” ujarnya saat ditemui seusai pelantikan.
Paulinus menegaskan, seluruh pengurus yang telah dilantik memiliki tanggung jawab untuk memperkuat organisasi dan menjalankan program kerja secara konsisten. Menurutnya, keberadaan pengurus baru harus menjadi penggerak utama dalam membangun solidaritas anggota IKAMBA di berbagai daerah di Kaltim.
“Jadi tentu seluruh pengurusan yang telah mengambil bagian dalam pengurusan ini, tentu untuk bagaimana ke depan itu, untuk benar-benar bekerja di dalam roda organisasi ini dengan baik,” ucapnya.
Salah satu program unggulan yang diluncurkan dalam pelantikan tersebut ialah Program G100. Paulinus menjelaskan, program itu diarahkan untuk membangun rumah bersama IKAMBA sebagai simbol kebersamaan dan gotong royong seluruh anggota.
Melalui Program G100, setiap anggota IKAMBA didorong memberikan kontribusi dana sebesar Rp100 ribu. Dana tersebut akan digunakan untuk mendukung pembangunan rumah bersama yang diharapkan menjadi pusat kegiatan organisasi dan ruang konsolidasi keluarga besar Manggarai Barat di Kaltim.
Paulinus juga mengapresiasi kehadiran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim dalam pelantikan tersebut. Ia menilai dukungan pemerintah daerah menjadi bentuk perhatian terhadap keberadaan organisasi kemasyarakatan yang ikut menjaga harmoni sosial di tengah keberagaman masyarakat.
“Pemerintah mendukung setiap program-program dari setiap warga negara khususnya warga masyarakat organisasi,” jelasnya.
Selain program pembangunan rumah bersama, IKAMBA Kaltim juga menjalankan program sosial di bidang pendidikan bernama Pesta Sekolah. Program itu ditujukan untuk membantu anak-anak dari keluarga kurang mampu agar tetap dapat melanjutkan pendidikan melalui penggalangan dana dari keluarga besar IKAMBA.
Sementara itu, Wakil Gubernur (Wagub) Kaltim, Seno Aji, mengatakan warga Manggarai Barat yang memiliki kartu tanda penduduk (KTP) Kaltim mencapai sekitar 2.000 orang. Menurutnya, mereka telah menjadi bagian dari masyarakat Kaltim dan ikut memberi kontribusi dalam pembangunan daerah.
“Mereka tentu menjadi bagian dari masyarakat Kalimantan Timur yang ikut berkontribusi dalam pembangunan daerah,” katanya.
Seno Aji menegaskan, Pemprov Kaltim berharap seluruh paguyuban dan organisasi kemasyarakatan dapat terus menjaga kebersamaan, melestarikan budaya, serta memperkuat harmoni antarwarga. Peran paguyuban dinilai penting untuk menjaga Kaltim tetap kondusif di tengah keberagaman sosial dan budaya.
“Sehingga tadi kita meminta bagaimana mereka bisa sama-sama melestarikan budaya lokal kemudian bergotong royong membuat Kaltim kondusif, Kaltim maju, Kaltim sejahtera,” ucapnya. []
Penulis: Yus Rizal Zulfikar | Penyunting: Nursiah
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan