Cuaca Ekstrem Guncang Eropa, PLTN Hungaria Bersiap Ditutup

Surutnya permukaan Sungai Danube akibat gelombang panas memaksa Hungaria menghentikan operasional PLTN Paks yang menyuplai sekitar 40 persen kebutuhan listrik nasional.

BUDAPEST – Gelombang panas berkepanjangan yang melanda Eropa Tengah mulai mengganggu pasokan energi. Hungaria dijadwalkan menghentikan operasional satu-satunya Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) di Paks pada pekan depan setelah permukaan Sungai Danube terus menyusut hingga menghambat sistem pendingin reaktor.

PLTN Paks yang berada di selatan Budapest memasok sekitar 40 persen kebutuhan listrik tahunan Hungaria. Penurunan debit air Sungai Danube akibat minimnya curah hujan dan suhu ekstrem memaksa operator mengurangi kapasitas produksi sebelum penghentian operasi dilakukan.

Operator PLTN Paks, yang mengoperasikan empat reaktor berteknologi era Uni Soviet dengan sistem pendingin berbasis air Sungai Danube, sebelumnya telah memperingatkan bahwa penghentian operasi tidak dapat dihindari apabila kondisi hidrologi terus memburuk.

Perdana Menteri (PM) Hungaria Peter Magyar mengatakan penghentian operasional diperkirakan berlangsung dalam waktu dekat.

“Menurut perhitungan saat ini… hal ini dapat terjadi pada Selasa atau Rabu,” kata Magyar dalam konferensi pers di lokasi pembangkit, sebagaimana dilansir AFP, Sabtu, (01/08/2026).

Fenomena cuaca ekstrem juga berdampak pada negara lain di kawasan. Rumania sebelumnya telah menghentikan operasi salah satu reaktor nuklirnya dengan alasan serupa dan mengumumkan rencana penghentian reaktor kedua menyusul terus menurunnya debit air yang dibutuhkan sebagai sistem pendingin.

Permukaan Sungai Danube tercatat mencapai titik terendah di sejumlah wilayah setelah kawasan Eropa Tengah mengalami gelombang panas berulang sejak Mei disertai curah hujan yang sangat rendah. Kondisi tersebut meningkatkan tekanan terhadap sektor energi, pasokan air, serta memperbesar risiko kebakaran hutan.

Penghentian sementara PLTN Paks menjadi salah satu indikator dampak perubahan cuaca ekstrem terhadap ketahanan energi di Eropa. Sejumlah negara kini mengambil langkah antisipasi untuk menjaga stabilitas pasokan listrik sekaligus mengurangi risiko yang ditimbulkan oleh gelombang panas berkepanjangan. []

Redaksi1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com