8 Hari Jadi Mahasiswa di Rusia: Cerita Bloger Indonesia dari Moskow hingga Tomsk

Bloger dan jurnalis Indonesia mengikuti program edukatif di Rusia untuk mengenal sistem pendidikan tinggi, fasilitas riset, dan kehidupan mahasiswa internasional.

MOSKOW – Sekelompok bloger dan jurnalis Indonesia menyelesaikan perjalanan edukatif selama delapan hari di Rusia untuk mengenal sistem pendidikan tinggi serta kehidupan mahasiswa internasional di Moskow, Tomsk, dan St. Petersburg.

Program yang berlangsung pada 17–24 Mei 2026 itu diselenggarakan oleh Autonomous Nonprofit Organization (ANO) National Priorities of Russia, organisasi nirlaba federal yang didirikan Pemerintah Rusia. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari proyek nasional Youth and Children serta inisiatif federal Russia in the World.

Selama kegiatan, para peserta tidak hanya berkeliling kampus, tetapi juga mengikuti perkuliahan, mengunjungi laboratorium modern, berdialog dengan pimpinan universitas, serta berbincang langsung dengan mahasiswa internasional.

Di setiap kota, para bloger dan jurnalis Indonesia melihat langsung sistem pendidikan tinggi Rusia, mulai dari pola interaksi dosen dan mahasiswa, fasilitas riset, hingga suasana kampus yang diwarnai keberagaman budaya.

Salah satu momen yang dinilai berkesan adalah dialog dengan mahasiswa asing yang sedang menempuh pendidikan di Rusia. Melalui percakapan itu, peserta memperoleh gambaran mengenai proses adaptasi, tantangan bahasa, hingga dukungan kampus bagi mahasiswa internasional.

Para peserta juga mengunjungi sejumlah laboratorium canggih di universitas-universitas Rusia. Di lokasi tersebut, mereka menyaksikan mahasiswa mengerjakan proyek riset di bidang teknik, kedokteran, hingga teknologi informasi.

Selain aspek akademik, program ini memperkenalkan kehidupan sehari-hari mahasiswa di asrama dan lingkungan sekitar kampus. Para peserta merasakan langsung suasana tinggal dan belajar di negara dengan iklim, budaya, serta sistem pendidikan yang berbeda dari Indonesia.

Perjalanan ke tiga kota memberikan pengalaman yang beragam. Moskow menampilkan karakter metropolitan dengan universitas kelas dunia. Tomsk dikenal sebagai kota pelajar dengan atmosfer akademik yang kuat dan biaya hidup relatif lebih terjangkau. Sementara itu, St. Petersburg menawarkan perpaduan arsitektur bersejarah dan institusi pendidikan modern.

Program ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Rusia mempromosikan pendidikan tinggi negaranya kepada masyarakat internasional. Melalui kunjungan para pembuat opini dari Indonesia, Rusia berharap semakin banyak mahasiswa asing tertarik melanjutkan studi di universitas-universitasnya, terutama pada bidang teknik, sains, kedokteran, dan teknologi informasi.

Setelah kembali ke Indonesia, para peserta diharapkan membagikan pengalaman tersebut melalui artikel, video, dan unggahan media sosial agar masyarakat memperoleh gambaran lebih utuh tentang kehidupan mahasiswa internasional di Rusia. []

Penulis: Amy Mualana | Penyunting: Nursiah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com