ilustrasi

Sarang Tawon Vespa di Atap Rumah Warga Sampit Dievakuasi

Disdamkarmat Kotim mengevakuasi sarang tawon Vespa affinis di bawah atap rumah warga Baamang setelah menerima laporan masyarakat yang khawatir terhadap risiko sengatan.

KOTAWARINGIN TIMUR – Keberadaan sarang tawon jenis Vespa affinis di bawah atap rumah warga di Jalan Martapura 2, Kelurahan Baamang Tengah, Kecamatan Baamang, menjadi perhatian Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) karena berisiko membahayakan penghuni rumah.

Sarang tawon tersebut berhasil dievakuasi petugas Disdamkarmat Kotim pada Rabu (10/06/2026) malam setelah warga melapor karena merasa waswas terhadap keberadaan serangga agresif tersebut. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam penanganan itu.

Komandan Regu (Danru) III Disdamkarmat Kotim Supriansyah mengatakan laporan warga diterima sekitar pukul 19.52 Waktu Indonesia Barat (WIB). Setelah melakukan pengecekan awal, petugas langsung menyiapkan perlengkapan evakuasi dan bergerak menuju lokasi, sebagaimana diwartakan Radar Sampit, Kamis, (11/06/2026).

“Begitu laporan diterima, anggota langsung melakukan persiapan dan berangkat ke lokasi untuk melakukan penanganan sarang tawon di bawah atap rumah warga,” ujar Supriansyah, Kamis (11/06/2026).

Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 20.22 WIB dan langsung melakukan identifikasi terhadap sarang tersebut. Dari hasil pengecekan, sarang itu diketahui dihuni tawon Vespa affinis yang dikenal agresif apabila merasa terganggu.

Proses evakuasi dimulai sekitar pukul 20.23 WIB. Petugas terlebih dahulu memastikan area sekitar aman agar tindakan penanganan tidak memicu serangan dari koloni tawon kepada penghuni rumah maupun warga sekitar.

“Penanganan berjalan lancar dan sarang berhasil dievakuasi tanpa kendala berarti,” tambah Supriansyah.

Operasi evakuasi berlangsung sekitar 35 menit dan selesai pada pukul 20.58 WIB. Setelah kondisi rumah dipastikan aman, seluruh personel kembali ke Markas Komando (Mako) Disdamkarmat Kotim pada pukul 21.17 WIB untuk kembali bersiaga menerima laporan kedaruratan lainnya.

Dalam penanganan tersebut, Disdamkarmat Kotim mengerahkan satu unit mobil operasional Toyota Hilux dan empat personel. Cuaca cerah turut mendukung kelancaran proses evakuasi di lokasi.

Supriansyah mengimbau masyarakat tidak menangani sarang tawon secara mandiri karena sengatannya dapat membahayakan keselamatan. Ia meminta warga segera menghubungi petugas apabila menemukan sarang tawon di lingkungan rumah.

“Jika menemukan sarang tawon di lingkungan rumah, segera laporkan kepada petugas. Jangan mengambil risiko sendiri karena sengatannya bisa membahayakan keselamatan,” pungkasnya. []

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com