Korban yang diduga masih berstatus pelajar disebut datang seorang diri ke kawasan Menara Masjid Darussalam sebelum ditemukan tergeletak tanpa respons.
PALANGKA RAYA – Kepolisian masih menyelidiki penyebab jatuhnya seorang pemuda yang diduga pelajar dari lantai 15 Menara Masjid Darussalam, Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Kamis sore (11/06/2026). Korban sebelumnya diketahui datang seorang diri, memesan minuman, lalu berada sendirian di area kafe menara sebelum ditemukan tergeletak tanpa respons.
Informasi di lokasi kejadian menyebutkan korban datang ke kawasan menara sekitar pukul 16.00 Waktu Indonesia Barat (WIB), sebagaimana diwartakan Berita Sampit, Kamis, (11/06/2026). Hingga berita ini disusun, identitas korban belum dipublikasikan karena masih dalam proses pendataan pihak berwenang.
Penjaga kafe, Azhar (19), mengatakan korban bukan orang yang baru pertama kali datang ke lokasi tersebut. Sebelum kejadian, korban sempat memesan minuman dan berinteraksi seperti biasa.
“Dia sering ke sini. Sama seperti sebelumnya, dia pesan minuman dan sempat bercanda saat memesan,” ujarnya kepada awak media di kawasan Menara Masjid Darussalam.
Menurut Azhar, setelah memesan minuman di lantai dasar, korban kemudian menuju lantai 15 yang menjadi area kafe dan tempat bersantai pengunjung. Azhar juga mengaku sempat mengantarkan pesanan korban ke lantai tersebut.
“Dia datang sendirian. Setelah pesan di bawah, saya juga yang mengantarkan pesanannya ke atas,” katanya.
Saat peristiwa terjadi, pengunjung lain disebut tidak berada di sekitar korban. Mereka berada di lantai berbeda sehingga area tempat korban berada dalam kondisi relatif sepi.
“Pengunjung lain ada, tetapi mereka berada di lantai atas. Dia sendirian di area kafe,” ujarnya.
Azhar mengaku baru mengetahui adanya orang jatuh setelah menerima informasi dari seseorang yang berada di bawah menara. Setelah mendapat kabar itu, ia bersama sejumlah orang langsung turun untuk memastikan kondisi korban.
“Tadi ada orang yang naik dan memberi tahu ada orang jatuh. Setelah itu kami langsung turun ke bawah,” katanya.
Saat tiba di lokasi, korban sudah dalam posisi tengkurap dan tidak menunjukkan tanda-tanda respons.
“Saat saya keluar, posisinya sudah tengkurap dan tidak bergerak,” ungkapnya.
Tidak lama setelah kejadian, ambulans tiba di lokasi untuk mengevakuasi korban. Petugas kepolisian juga mendatangi lokasi guna melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta meminta keterangan dari sejumlah saksi.
Penyebab pasti jatuhnya korban belum dapat disimpulkan. Kepolisian masih mendalami keterangan saksi dan kondisi di sekitar lokasi kejadian untuk memastikan rangkaian peristiwa sebelum korban terjatuh dari menara tersebut. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan