Camat Sebatik Timur Jalan Kaki Salurkan BLT ke Wilayah Perkebunan

Camat Sebatik Timur, Zainal Abidinsyah, memantau langsung penyaluran BLT di Desa Tanjung Aru dan Desa Sungai Nyamuk hingga berjalan kaki ke wilayah perkebunan akibat akses jalan berlumpur.

NUNUKAN – Pemerintah Kecamatan Sebatik Timur memastikan penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) menjangkau warga penerima manfaat hingga kawasan perkebunan, meski petugas harus melewati akses jalan berlumpur dan berjalan kaki beberapa ratus meter.

Penyaluran BLT tersebut berlangsung di Desa Tanjung Aru dan Desa Sungai Nyamuk, Kecamatan Sebatik Timur, Kabupaten Nunukan, Senin (15/06/2026). Kegiatan itu dipantau langsung Camat Sebatik Timur, Zainal Abidinsyah, sebagai bentuk monitoring, pendampingan, dan pengawasan penyaluran bantuan, sebagaimana diberitakan Simp4tik, Senin, (15/06/2026).

Kegiatan penyaluran dilaksanakan dalam dua sesi. Sesi pertama berlangsung di Desa Tanjung Aru mulai pukul 08.30 Waktu Indonesia Tengah (WITA) hingga 12.00 WITA. Sesi kedua dilanjutkan di Desa Sungai Nyamuk mulai pukul 14.00 WITA hingga 18.30 WITA.

Dalam kegiatan itu, Zainal didampingi perangkat Kecamatan Sebatik Timur, staf Pemerintah Desa (Pemdes) Tanjung Aru, dan staf Pemdes Sungai Nyamuk. Kehadiran pemerintah kecamatan bertujuan memastikan proses penyaluran berlangsung tertib, tepat sasaran, transparan, dan sesuai ketentuan.

Selain memantau penyaluran di lokasi utama, rombongan juga mendatangi sejumlah warga penerima manfaat yang tinggal di wilayah perkebunan. Akses menuju rumah warga tidak seluruhnya dapat dilalui kendaraan karena masih terdapat ruas jalan belum beraspal dan berlumpur.

Kondisi tersebut membuat Zainal bersama perangkat desa dan petugas lain harus berjalan kaki beberapa ratus meter untuk mencapai rumah penerima manfaat. Langkah itu dilakukan agar warga yang berhak menerima bantuan tidak terlewat akibat kendala akses wilayah.

“Hari ini penyaluran BLT dilaksanakan dalam dua sesi, yaitu di Desa Tanjung Aru mulai pukul 08.30 hingga 12.00 WITA dan dilanjutkan di Desa Sungai Nyamuk mulai pukul 14.00 hingga 18.30 WITA. Kehadiran kami bertujuan untuk memastikan bantuan tersalurkan dengan tertib, tepat sasaran, transparan, dan sesuai ketentuan, serta memberikan pembinaan kepada pemerintah desa dalam pelaksanaan program bantuan kepada masyarakat,” ujar Zainal Abidinsyah.

Zainal menegaskan, kondisi jalan yang sulit tidak menjadi alasan untuk menghentikan pelayanan kepada warga. Menurutnya, pemerintah tetap harus hadir, terutama bagi masyarakat penerima manfaat yang berada jauh dari pusat pelayanan.

“Kami ingin memastikan tidak ada warga penerima manfaat yang terlewat. Walaupun harus berjalan kaki beberapa ratus meter karena akses jalan yang sulit, hal tersebut merupakan bagian dari pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat,” tambahnya.

Ia juga mengapresiasi Pemdes Tanjung Aru dan Pemdes Sungai Nyamuk beserta seluruh perangkat desa yang telah mendukung kelancaran penyaluran BLT. Berkat koordinasi tersebut, kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar sejak pagi hingga sore hari.

Warga penerima manfaat menyambut baik penyaluran bantuan tersebut. Mereka berharap program bantuan sosial pemerintah terus membantu memenuhi kebutuhan dasar keluarga dan mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat, terutama di wilayah yang aksesnya masih terbatas. []

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com