Sarang Tawon Vespa Sebesar Bola Takraw Dievakuasi di Sebatik Utara

Petugas Damkar Sektor Sebatik Timur memusnahkan sarang tawon Vespa sebesar bola takraw yang menempel di bawah kanopi rumah warga di Desa Sungai Pancang.

NUNUKAN – Respons cepat petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Sektor Sebatik Timur membantu mencegah potensi serangan tawon Vespa setelah sebuah sarang ditemukan menempel di dinding rumah warga di Jalan Somel, Rukun Tetangga (RT) 01, Desa Sungai Pancang, Kecamatan Sebatik Utara, Kabupaten Nunukan (Nunukan), Kalimantan Utara (Kaltara), Rabu (17/06/2026) malam.

Sarang tawon tersebut berada tepat di bawah seng kanopi rumah milik Muhammad Nasrul. Ukurannya disebut sebesar bola takraw dan telah lama menimbulkan kekhawatiran bagi penghuni rumah saat beraktivitas di sekitar lokasi.

Muhammad Nasrul kemudian menghubungi petugas Damkar untuk meminta bantuan evakuasi karena khawatir kawanan tawon Vespa sewaktu-waktu menyerang apabila merasa terganggu, sebagaimana dilansir Simp4tik, Rabu, (17/06/2026).

Sekitar pukul 19.23 Waktu Indonesia Tengah (Wita), tim penyelamat Damkar Sektor Sebatik Timur tiba di lokasi. Petugas dipimpin Komandan Regu (Danru) Ilham dengan membawa perlengkapan evakuasi, seperti baju alat pelindung diri (APD), senter, serta peralatan pendukung lainnya.

Petugas kemudian melakukan pemusnahan sarang menggunakan metode pemanasan. Proses evakuasi dan pemusnahan kawanan tawon berlangsung lancar tanpa kendala berarti.

Keberadaan tawon Vespa dinilai berbahaya karena jenis ini dapat bersikap agresif jika sarangnya terganggu. Sengatannya juga dapat menyuntikkan racun yang berisiko menimbulkan reaksi alergi berat, bahkan dapat berakibat fatal apabila menyerang dalam jumlah banyak.

Berbeda dengan lebah madu, tawon Vespa tidak mati setelah menyengat sehingga dapat melakukan serangan berulang. Kondisi itu membuat keberadaan sarang di area rumah warga perlu segera ditangani secara aman.

Petugas mengingatkan pemilik rumah dan warga sekitar agar tidak menangani sarang tawon secara sembarangan. Apabila sarang diketahui sejak masih kecil, warga diminta segera mengambil langkah pengamanan atau meminta bantuan petugas berwenang.

Dengan penanganan cepat tersebut, risiko sengatan terhadap penghuni rumah dan warga sekitar dapat dicegah. Warga juga diimbau lebih waspada terhadap keberadaan sarang tawon di lingkungan permukiman, terutama di area atap, kanopi, plafon, atau dinding rumah. []

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com