Kebakaran dua bangunan rumah sekaligus tempat usaha di Desa Batu Ampar diduga akibat korsleting listrik dan menyebabkan pemadaman darurat di sejumlah wilayah Tanbu.
TANAH BUMBU – Kebakaran yang menghanguskan dua bangunan rumah sekaligus tempat usaha di Desa Batu Ampar, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu), Kalimantan Selatan (Kalsel), Jumat (19/06/2026) malam, berdampak pada putusnya jaringan listrik dan memicu pemadaman darurat di sejumlah wilayah.
Dua bangunan yang terbakar diketahui milik Susi dan Lilik. Meski tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban cedera, kebakaran yang diduga dipicu korsleting listrik itu menyebabkan kabel Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM) putus akibat terbakar.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Tanbu Syaikul Ansyari membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan laporan kebakaran diterima pada pukul 19.53 Waktu Indonesia Tengah (Wita), sebagaimana diberitakan Banjarmasinpost, Jumat, (19/06/2026).
“Anggota Regu 1 Jaga Piket Posko Induk Damkar Simpang Empat mendapat laporan adanya kebakaran pemukiman warga di Wilayah Desa Batu Ampar Sei Dua. Selanjutnya, anggota tim regu melakukan persiapan dan menurunkan sebanyak 5 buah unit armada Damkar ke TKP,” ujar Syaikul Ansyari, Sabtu (20/06/2026).
Petugas membutuhkan waktu response time sekitar 20 menit untuk tiba di lokasi. Armada Damkar tiba pada pukul 20.17 Wita dan langsung melakukan penanganan intensif selama 103 menit. Operasi pengecekan dinyatakan selesai sepenuhnya pada pukul 22.10 Wita.
Dalam proses pemadaman, petugas menerapkan metode blokade dan pendinginan untuk memutus perambatan api. Sebanyak lima unit armada dikerahkan, terdiri atas satu unit mobil berkapasitas 4.000 liter, satu unit mobil berkapasitas 6.000 liter, satu unit mobil berkapasitas 15.000 liter, satu unit ambulans posko, serta satu unit ranger rescue.
Penanganan kebakaran turut dibantu personel Regu III dan Regu II Damkar. Selain itu, dukungan di lapangan juga datang dari Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Resor (Polres) Tanbu, Satuan Lalu Lintas (Satlantas), Relawan Ashabul Kahfi, PT Abc Fire Emergency, dan PT Jhonlin Fire Emergency.
Dampak kebakaran juga dirasakan pelanggan listrik di beberapa wilayah. Unit Layanan Pelanggan (ULP) Perusahaan Listrik Negara (PLN) Batulicin melakukan pemadaman emergency mulai pukul 20.00 Wita hingga proses penanganan jaringan selesai.
Wilayah terdampak pemadaman meliputi Desa Serongga, Desa Sei Kecil, sebagian Desa Sei Dua, Batu Ampar, Swarga, Kecamatan Kelumpang Barat, Kecamatan Kelumpang Tengah, dan Kecamatan Kelumpang Selatan. Pemadaman juga terjadi di Kecamatan Sampanahan, Kecamatan Kelumpang Hulu, Kecamatan Kelumpang Hilir, Kecamatan Kelumpang Utara, Kecamatan Hampang, Desa Karang Liwar, Desa Bangkalaan Dayak, Desa Bangkalaan Melayu, dan sekitarnya.
PLN ULP Batulicin menyampaikan permohonan maaf atas terganggunya aktivitas pelanggan akibat pemadaman darurat tersebut. PLN menegaskan tetap berupaya memulihkan layanan agar masyarakat kembali mendapatkan pasokan listrik secara normal. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan