Davin, remaja 14 tahun asal Desa Semayap, ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam saat berenang bersama teman-temannya di bawah Jembatan Silver Kotabaru.
KOTABARU – Upaya pencarian terhadap Davin, remaja 14 tahun yang tenggelam saat berenang di bawah Jembatan Silver, Blok F, Desa Semayap, Kecamatan Pulaulaut Utara, Kabupaten Kotabaru, berakhir duka. Korban ditemukan meninggal dunia pada Jumat, 19 Juni 2026, sekitar pukul 18.50 Waktu Indonesia Tengah (Wita), setelah beberapa jam dilakukan pencarian oleh warga, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotabaru, dan relawan.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 16.00 Wita. Davin, warga Blok C Perumnas, Desa Semayap, sebelumnya diketahui sedang mandi dan berenang bersama empat temannya di sekitar bawah Jembatan Silver.
Petugas BPBD Kotabaru, Erika, mengatakan laporan awal diterima melalui telepon sekitar pukul 17.30 Wita. Laporan itu menyebutkan ada anak tenggelam di kawasan Blok F, sebagaimana diberitakan Banjarmasinpost, Jumat, (19/06/2026).
Setelah laporan diterima, sejumlah warga, personel BPBD Kotabaru, dan relawan langsung bergerak melakukan pencarian. Mereka menyisir sekitar lokasi kejadian hingga melakukan penyelaman di titik korban terakhir terlihat.
Menurut Erika, korban diketahui masih dalam masa pemulihan setelah mengalami patah tangan beberapa waktu lalu. Kondisi itu diduga membuat korban tidak cukup kuat saat berenang.
“Itu mungkin yang membuat korban kurang kuat berenang,” ujar Erika.
Kepala BPBD Kotabaru, Hendra Indrayana, menambahkan sebelum tenggelam dan hilang, korban sempat terlihat oleh adiknya melambaikan tangan. Namun, korban diduga tidak mampu berteriak meminta pertolongan.
Teman-teman korban yang berada di lokasi sempat berusaha mencari Davin di sekitar titik terakhir ia terlihat. Sementara itu, adik korban segera mengabari orang tuanya di rumah.
“Korban berhasil ditemukan sekitar pukul 18.50 wita dan dibawa ke RSUD Pangeran Jaya Sumitra,” pungkas Hendra.
Setelah ditemukan, korban dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pangeran Jaya Sumitra. Peristiwa ini menjadi pengingat bagi warga, terutama anak-anak dan remaja, agar lebih berhati-hati saat berenang di area terbuka atau lokasi yang berisiko. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan