Cegah Radikalisme, Pelajar Sebatik Ikuti Sosialisasi FKDM

Pelajar Sebatik Timur dan Sebatik Barat mendapat pembekalan mengenai pencegahan radikalisme, deteksi dini persoalan sosial, dan penggunaan media sosial secara bijak.

NUNUKAN – Pelajar dari Kecamatan Sebatik Timur dan Sebatik Barat, Kabupaten Nunukan (Nunukan), dibekali pemahaman tentang pencegahan radikalisme, kewaspadaan dini, serta penggunaan media sosial secara bijak melalui sosialisasi Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) di Balai Pertemuan Umum (BPU) Sungai Nyamuk, Sabtu (20/06/2026).

Kegiatan tersebut menghadirkan unsur pemerintah, FKDM, dan kepolisian untuk meningkatkan kemampuan generasi muda mengenali potensi gangguan sosial serta mencegah penyebaran informasi yang dapat memecah persatuan, sebagaimana diberitakan Simp4tik, Minggu, (21/06/2026).

Materi pencegahan radikalisme dan penguatan wawasan kebangsaan disampaikan oleh Tantan dari Bagian Pencegahan Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Markas Besar (Mabes) Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) Wilayah Kalimantan Utara (Kaltara).

Ia juga membekali peserta dengan pemahaman mengenai pentingnya menyaring informasi sebelum menerima atau menyebarkannya melalui media sosial. Kemampuan tersebut dinilai penting karena pelajar menjadi salah satu kelompok yang aktif menggunakan teknologi dan berinteraksi di ruang digital.

Camat Sebatik Timur Zainal Abidinsyah mengatakan kewaspadaan dini tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan aparat keamanan, tetapi juga memerlukan keterlibatan seluruh unsur masyarakat.

Menurutnya, pelajar sebagai generasi penerus memiliki peran dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif melalui kedisiplinan, penggunaan media sosial secara bijak, menghindari pergaulan negatif, serta memperkuat persatuan dan kebersamaan.

Zainal juga menilai sosialisasi tersebut penting untuk membangun kepedulian pelajar terhadap lingkungan sekitar. Kesadaran sejak dini diharapkan membantu mereka mengenali berbagai persoalan sosial yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Nunukan Hasan Basri menjelaskan bahwa FKDM memiliki peran penting dalam mendukung deteksi dini terhadap berbagai potensi persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.

Ketua FKDM Nunukan Gustin Affandi turut menekankan pentingnya membangun kepedulian sosial dan meningkatkan kepekaan masyarakat terhadap perubahan kondisi di lingkungan masing-masing.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Wakil Kepala Kepolisian Sektor (Wakapolsek) Sebatik Timur Misni serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam).

Para peserta mengikuti penyampaian materi dan diskusi dengan tertib serta antusias. Melalui kegiatan tersebut, pelajar diharapkan mampu menjadi pelopor dalam menjaga keamanan, memperkuat persatuan, dan mencegah masuknya paham radikal maupun informasi menyesatkan di lingkungan sekolah dan masyarakat. []

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com