Tim gabungan bersama masyarakat menyisir perairan Desa Karawang setelah seorang warga dilaporkan hilang dan diduga menjadi korban serangan buaya.
KUBU RAYA – Tim gabungan memperluas pencarian terhadap seorang warga Desa Karawang yang dilaporkan hilang dan diduga menjadi korban serangan buaya di perairan Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Kubu Raya (Kubu Raya), Kalimantan Barat (Kalbar), Senin (22/06/2026) sore menjelang Magrib.
Pencarian dilakukan bersama masyarakat dengan menyisir lokasi kejadian dan kawasan perairan di sekitar Desa Karawang. Hingga Senin malam, korban belum ditemukan.
Sebagaimana diberitakan Sumber Berita pada Senin, (22/06/2026), Kepala Subseksi Penerangan Masyarakat (Kasubsi Penmas) Kepolisian Resor (Polres) Kubu Raya, Ade, membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan mengenai dugaan serangan buaya tersebut.
“Informasi yang kami terima, ada satu warga yang diduga diterkam buaya di wilayah Desa Karawang, Kecamatan Batu Ampar, pada sore hari menjelang Magrib,” kata Ade saat dikonfirmasi, Senin (22/06/2026) malam.
Korban diketahui merupakan warga Desa Karawang. Setelah menerima laporan, Polres Kubu Raya langsung berkoordinasi dengan sejumlah pihak dan meneruskan informasi kejadian kepada Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) untuk mendukung operasi pencarian.
“Saat ini proses pencarian masih dilakukan oleh tim gabungan bersama masyarakat setempat. Kami juga telah berkoordinasi dengan Basarnas untuk membantu operasi pencarian,” ujarnya.
Tim gabungan memusatkan pencarian di lokasi korban dilaporkan hilang serta perairan sekitarnya. Kondisi wilayah yang menjadi habitat buaya membuat proses pencarian harus dilakukan dengan kewaspadaan tinggi.
Polres Kubu Raya juga mengingatkan masyarakat agar berhati-hati ketika beraktivitas di sungai dan kawasan pesisir Batu Ampar. Buaya disebut kerap muncul di sejumlah aliran sungai dan perairan di wilayah tersebut.
“Kami mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di sungai maupun perairan, terutama pada pagi dan sore hari,” imbau Ade.
Pencarian terhadap korban masih berlangsung, sedangkan masyarakat di sekitar perairan Batu Ampar diminta meningkatkan kewaspadaan dan menghindari aktivitas berisiko, khususnya pada waktu pagi dan sore hari. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan