MTQH Ke-50 Paser Dibuka, Masyarakat Diajak Hidupkan Syiar Islam

MTQH ke-50 Tingkat Kabupaten Paser dijadikan momentum memperkuat kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an dan Hadis serta membentuk sumber daya manusia yang berakhlak mulia.

PASER – Penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadis (MTQH) ke-50 Tingkat Kabupaten Paser diarahkan menjadi momentum memperkuat pembinaan karakter generasi muda melalui pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Al-Qur’an dan Hadis.

Wakil Bupati (Wabup) Paser Ikhwan Antasari membuka MTQH ke-50 yang dipusatkan di Kecamatan Long Kali, Senin (22/06/2026) malam. Berbagai cabang perlombaan selama kegiatan berlangsung digelar di sembilan majelis.

Ikhwan mengatakan, MTQH yang telah berlangsung selama setengah abad menunjukkan bahwa syiar Islam terus tumbuh dan mengakar dalam kehidupan masyarakat Paser. Pernyataan tersebut disampaikannya sebagaimana diberitakan Media Center Kabupaten Paser, Selasa, (23/06/2026).

“Setengah abad perjalanan MTQH menjadi bukti bahwa syiar Islam terus tumbuh dan berkembang serta menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Kabupaten Paser,” ujarnya.

Menurut Ikhwan, MTQH tidak semestinya hanya dipandang sebagai kompetisi untuk meraih prestasi. Kegiatan keagamaan tersebut juga menjadi sarana dakwah, media pembelajaran, serta wadah pembinaan karakter untuk menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an dan Hadis.

MTQH dinilai memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas, berdaya saing, dan berakhlak mulia. Peserta diharapkan memanfaatkan kegiatan tersebut untuk meningkatkan kemampuan, memperluas wawasan keislaman, dan mempererat ukhuwah Islamiyah.

Pembukaan MTQH dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, tokoh masyarakat, alim ulama, ustaz dan ustazah, dewan pengawas, dewan hakim, panitera, organisasi keagamaan, serta perwakilan dunia usaha.

Ikhwan menyampaikan apresiasi kepada Kecamatan Long Kali sebagai tuan rumah, Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Paser, dewan hakim, panitia, dan masyarakat yang bergotong royong menyukseskan kegiatan tersebut.

Long Kali kembali dipercaya menjadi tuan rumah setelah terakhir kali menjadi lokasi penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Kabupaten Paser pada 2013 atau sekitar 13 tahun lalu.

Dukungan terhadap penyelenggaraan MTQH juga datang dari sejumlah perusahaan. Perusahaan tersebut meliputi Perseroan Terbatas (PT) Kideco Jaya Agung, PT Trakindo Utama, PT United Tractors, PT Co Trans Asia, PT Krakas Jaya Mandiri, PT Mintec Abadi, PT Diesel Utama Mineral, PT Sims Jaya Kaltim, PT Karunia Wahana Nusa, PT Sederhana Mandiri, PT Abadi Bukit Mandiri, PT Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV) Regional 5 Long Kali, dan PT Altrak 1978.

Masyarakat juga diajak menghadiri dan memeriahkan seluruh cabang perlombaan. Kehadiran masyarakat dinilai penting untuk memperkuat syiar Islam sekaligus memberikan semangat kepada peserta yang berkompetisi.

“Semoga sinergi antara Pemerintah Kabupaten Paser, perusahaan, dunia usaha, dan masyarakat semakin memperkuat langkah kita dalam mewujudkan Paser TUNTAS, yaitu masyarakat Paser yang Tangguh, Unggul, Transformatif, Adil, dan Sejahtera,” katanya.

Penyelenggaraan MTQH ke-50 diharapkan tidak berhenti pada pencarian peserta terbaik, tetapi melahirkan generasi yang mampu memahami dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dan Hadis dalam kehidupan sehari-hari. []

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com