Polisi mengamankan pengemudi BMW listrik yang dikejar massa setelah menabrak pengendara sepeda motor hingga terluka di Jalan Meruya Selatan, Jakbar.
JAKARTA – Polisi mengamankan pengemudi mobil listrik BMW setelah kendaraannya menabrak sepeda motor dan dikejar massa di Jalan Meruya Selatan, Kecamatan Kebon Jeruk, Kota Administrasi Jakarta Barat (Jakbar), Senin (22/06/2026) sekitar pukul 08.15 Waktu Indonesia Barat (WIB). Pengendara sepeda motor mengalami luka pada tangan dan kaki akibat kecelakaan tersebut.
Mobil BMW bernomor polisi B 77 NRI itu diduga meninggalkan lokasi setelah menabrak sepeda motor Honda Supra. Warga kemudian mengejar kendaraan tersebut hingga sejumlah bagian mobil mengalami kerusakan.
Rekaman yang beredar di media sosial memperlihatkan mobil berwarna hitam itu tetap melaju dalam kondisi rusak. Sebuah pembatas jalan berwarna oranye juga terlihat terseret pada bagian depan kendaraan.
Kepala Unit Penegakan Hukum (Kanit Gakkum) Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Kepolisian Resor Metro (Polres Metro) Jakbar Joko Siswanto menjelaskan, BMW tersebut awalnya melaju di Jalan Meruya Selatan dari arah utara menuju selatan.
“Sebelum terjadi kecelakaan lalu lintas, kendaraan listrik sedan BMW melaju di Jalan Meruya Selatan dari arah utara ke selatan,” kata dia, sebagaimana diberitakan CNN Indonesia, Selasa, (23/06/2026).
Ketika tiba di lokasi kejadian, mobil tersebut bertabrakan dengan sepeda motor Honda Supra yang bergerak dari arah berlawanan, yakni selatan menuju utara. Benturan itu menyebabkan pengendara sepeda motor terjatuh dan mengalami luka.
“Pengendara sepeda motor mengalami luka lecet pada bagian tangan dan kaki berobat ke RSUD Kembangan,” sebutnya.
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kembangan memberikan penanganan medis kepada korban. Sementara itu, mobil BMW tersebut menjadi sasaran amuk warga karena pengemudinya diduga berusaha meninggalkan lokasi kecelakaan.
Pelaksana Sementara (Ps.) Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Metro Jakbar Reza Hafiz Gumilang mengatakan, massa sempat mengejar mobil tersebut sebelum petugas turun tangan dan mengamankan pengemudinya.
“Mobil sempat dikejar massa, namun berhasil diamankan petugas,” kata Reza.
Polisi selanjutnya membawa pengemudi untuk menjalani pemeriksaan dan dimintai keterangan mengenai rangkaian peristiwa tersebut.
“Masih diamankan dan dimintai keterangan,” jelasnya.
Penanganan perkara masih dilakukan untuk memastikan kronologi, tanggung jawab para pihak, dan dugaan pengemudi meninggalkan lokasi kecelakaan. Masyarakat diimbau tidak melakukan tindakan main hakim sendiri dan menyerahkan penanganan kecelakaan kepada aparat penegak hukum agar tidak menimbulkan korban maupun persoalan hukum baru. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan