Kipas Angin Diduga Korsleting, Rumah di Kobar Nyaris Terbakar

Respons cepat Damkar Kobar mencegah api yang diduga berasal dari korsleting kipas angin merambat ke seluruh bagian rumah.

KOTAWARINGIN BARAT – Korsleting listrik pada kipas angin diduga memicu kebakaran di sebuah rumah di Jalan Ahmad Yani, Gang Nila 1, Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Rabu (24/06/2026) pagi. Respons cepat petugas membuat api dapat dipadamkan sekitar lima menit setelah mereka tiba sehingga kebakaran hanya menghanguskan sebuah kasur.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Kobaran api berhasil dikendalikan sebelum menjalar ke bagian rumah lainnya dan menimbulkan kerugian yang lebih besar.

Markas Komando (Mako) Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kobar menerima laporan kebakaran dari seorang warga bernama Khairiyani pada pukul 06.51 Waktu Indonesia Barat (WIB). Regu I yang sedang bertugas segera diberangkatkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman.

Setibanya di lokasi, petugas mendapati api telah membakar kasur di dalam rumah. Personel kemudian melakukan pemadaman dan mencegah api menjalar ke struktur bangunan maupun barang-barang lain di sekitarnya.

Kepala Bidang (Kabid) Pemadaman, Penyelamatan, Sarana dan Prasarana Damkar Kobar, Fahliansyah, mengatakan pemeriksaan awal mengarah pada dugaan korsleting listrik pada kipas angin sebagai penyebab kebakaran, sebagaimana diberitakan Mmc Kobar, Rabu, (24/06/2026).

“Begitu menerima laporan, Regu I langsung bergerak menuju lokasi dan melakukan pemadaman. Berkat respons cepat petugas, api berhasil dikendalikan sehingga hanya membakar kasur dan tidak merambat ke bagian rumah lainnya. Dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting pada kipas angin,” ujarnya.

Kepala Dinas (Kadis) Damkar Kobar, Dwi Agus Suhartono, mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan kondisi instalasi listrik dan peralatan elektronik di rumah. Pemeriksaan berkala dinilai penting karena kabel maupun komponen elektronik yang rusak dapat memicu hubungan arus pendek dan kebakaran.

“Kami mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa kondisi instalasi listrik dan memastikan peralatan elektronik, seperti kipas angin, dalam kondisi baik sebelum digunakan. Jangan meninggalkan peralatan listrik menyala tanpa pengawasan, karena potensi korsleting dapat memicu kebakaran,” kata Dwi Agus Suhartono.

Damkar Kobar juga meminta masyarakat segera melaporkan kebakaran atau kondisi lain yang berpotensi menimbulkan bahaya. Pelaporan cepat diperlukan agar penanganan dapat dilakukan sedini mungkin sehingga risiko korban jiwa dan kerugian material dapat diminimalkan. []

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com