GA School of Modelling menjadi wadah anak dan remaja di Paser untuk mengasah bakat modeling, membangun percaya diri, dan tampil di berbagai panggung luar daerah.
PASER – GA School of Modelling menjadi salah satu wadah pembinaan bakat anak dan remaja di bidang modeling di Kabupaten Paser. Sekolah ini didirikan Nor Halimah untuk membuka ruang positif bagi generasi muda yang ingin mengembangkan kemampuan di bidang fashion show, catwalk, dan kepercayaan diri.
Nor Halimah mengatakan, gagasan mendirikan sekolah modeling semula mendapat keraguan dari sejumlah pihak. Sebab, masih ada stigma bahwa sekolah modeling hanya menghabiskan uang tanpa manfaat nyata.
“Jadi awalnya banyak yang ragu, dengan dalih kalau sekolah modelling itu cuma menghambur uang. Tapi terus aku praktiknya ke anak aku sendiri. Aku coba latih secara otodidak, sampai akhirnya dia bisa ikut berbagai even model bahkan nggk jarang dia juara”, ungkap Imah saat ditemui, Kamis (25/06/2026).
Keraguan itu mulai terjawab setelah anaknya berhasil mengikuti berbagai lomba fashion show dan meraih sejumlah prestasi. Salah satunya menjadi juara pertama dalam ajang fashion show ulang tahun Bank Rakyat Indonesia (BRI).
Capaian tersebut mendorong Nor Halimah untuk mengembangkan GA School of Modelling secara lebih serius. Ia bahkan melanjutkan pendidikan modeling di Balikpapan untuk memperoleh sertifikat pelatih model.
Hingga kini, GA School of Modelling melatih anak-anak dari berbagai latar belakang, mulai usia dini hingga remaja. Para peserta didik dibekali keterampilan dasar modeling, seperti teknik catwalk, membangun rasa percaya diri, serta kemampuan memadukan kostum sesuai acara.
“Kalau di GA, kami tidak hanya mengajarkan bagaimana catwalk. Tapi yang paling penting itu bagaimana membangun rasa percaya diri. Karena kalau rasa percaya dirinya sudah ada, teknik berjalan dan lain-lain dengan sendirinya akan mudah dikuasai”, imbuh Imah.
Selain modeling, GA School of Modelling juga memberikan pelatihan bahasa Inggris serta rutin menggelar event internal untuk mengasah mental tampil peserta didik. Nor Halimah menilai dukungan orang tua dan komunitas menjadi faktor penting dalam mengembangkan bakat anak.
Berkat pembinaan tersebut, sejumlah peserta didik GA School of Modelling telah tampil di berbagai event, termasuk di luar daerah seperti Jakarta dan Bali.
“Terakhir kami tampil di Bali Fashion Parade akhir mei lalu. Dan Alhamdulillah bangga sekali kita bisa bawa anak-anak dari kabupaten Paser ini mengikuti event besar seperti itu”, Tambahnya.
Meski sebagian besar pendanaan kegiatan masih berasal dari dana pribadi, GA School of Modelling terus berupaya menjalin kerja sama dengan desainer dan brand ternama.
“Prestasi anak-anak jadi bukti bahwa sekolah modeling bukan sekadar buang-buang uang. Kegiatan ini dapat menjadi wadah positif untuk anak menyalurkan bakat”, pungkasnya.
Saat ini, GA School of Modelling memiliki puluhan peserta didik dari berbagai wilayah di Paser, mulai dari Tanah Grogot hingga Batu Kajang. Tingginya minat masyarakat juga membuat sejumlah peserta berharap sekolah serupa dapat dibuka di Balikpapan.
Dengan berbagai capaian tersebut, GA School of Modelling berharap dapat terus berkembang dan membuka lebih banyak kesempatan bagi anak-anak di Paser untuk mengasah bakat di bidang modeling serta tampil di panggung yang lebih luas. []
Penulis: Wiwik Rahmawati | Penyunting: Nursiah
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan