Pemkab Nunukan memperluas program seragam gratis kepada siswa kelas 1 hingga kelas 9 dengan menyalurkan 35.183 paket lengkap ke 229 sekolah.
NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan memperluas cakupan program seragam sekolah gratis pada tahun ajaran 2026/2027 dari sebelumnya hanya menyasar siswa kelas 1 menjadi seluruh pelajar kelas 1 hingga kelas 9. Sebanyak 35.183 paket seragam disiapkan untuk siswa di 229 sekolah dasar dan menengah.
Penyaluran bantuan tersebut mencakup 24.787 paket bagi siswa Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) di 161 sekolah. Sementara itu, sebanyak 10.396 paket dialokasikan bagi siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) di 68 sekolah.
Setiap paket bantuan tidak hanya berisi setelan baju dan celana atau rok, tetapi juga dilengkapi topi, dasi, dan ikat pinggang. Program itu ditujukan untuk mengurangi pengeluaran keluarga sekaligus memastikan keterbatasan biaya pakaian tidak menghambat anak memperoleh pendidikan.
Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan Bupati Nunukan Irwan Sabri bersama Wakil Bupati (Wabup) Nunukan Hermanus di SMP Negeri 3 Nunukan Selatan dan SD Negeri 004 Nunukan Selatan, Senin (20/07/2026).
Bupati Nunukan Irwan Sabri mengatakan, perluasan penerima manfaat tersebut merupakan pelaksanaan tahun kedua program seragam sekolah gratis yang masuk dalam 17 Program Unggulan Arah Baru Menuju Perubahan Pemkab Nunukan.
“Alhamdulillah, ini merupakan tahun kedua pelaksanaan program seragam sekolah gratis. Jika pada tahap awal sebelumnya program ini baru menyasar siswa kelas 1, tahun ini alhamdulillah kita merealisasikan perluasan jangkauan sehingga mencakup seluruh tingkatan dari kelas 1 hingga kelas 9 secara merata,” ujar Irwan sebagaimana dilansir Simp4tik, Senin, (20/07/2026).
Menurut Irwan, bantuan tersebut diperlukan karena kondisi geografis Nunukan yang terdiri atas kawasan daratan, kepulauan, dan perbatasan membuat kemampuan ekonomi serta akses pendidikan masyarakat berbeda-beda.
Dengan luas wilayah sekitar 22.000 kilometer persegi, penyaluran bantuan seragam diharapkan dapat meringankan beban finansial orang tua, terutama keluarga yang tinggal jauh dari pusat pemerintahan dan memiliki keterbatasan ekonomi.
“Bantuan ini juga diharapkan dapat menumbuhkan rasa percaya diri, disiplin, serta memastikan tidak ada anak di Nunukan yang putus sekolah karena kendala biaya pakaian,” ujarnya.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan Nunukan Herlina mengatakan, pendataan dan penyaluran bantuan dilakukan ke sekolah-sekolah penerima di seluruh wilayah Nunukan. Pemkab Nunukan juga melibatkan satuan pendidikan dan tim teknis untuk memastikan seragam diterima sesuai kebutuhan siswa.
Penyerahan simbolis turut dihadiri Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Nunukan Selatan, perwakilan Kejaksaan Negeri Nunukan, Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfotik) Nunukan, Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Dinas Pendidikan Nunukan Selatan, kepala sekolah, pengawas, tokoh masyarakat, orang tua, dan siswa penerima bantuan.
Dalam kesempatan itu, Wabup Nunukan Hermanus mengajak para siswa memanfaatkan fasilitas pendidikan yang diberikan pemerintah dengan belajar secara tekun dan berani membangun cita-cita.
“Anak-anakku sekalian, gantungkan cita-citamu setinggi langit. Jika kalian bercita-cita menjadi pimpinan atau Bupati di masa depan, syarat utamanya adalah rajin belajar dan menuntut ilmu setinggi-tingginya. Pemerintah Daerah akan terus hadir memfasilitasi kebutuhan pendidikan kalian,” pesan Hermanus.
Perwakilan kepala sekolah, guru, dan orang tua menyambut positif penyaluran seragam tersebut karena dinilai dapat mengurangi pengeluaran rumah tangga menjelang tahun ajaran baru. Pemerataan bantuan hingga kelas 9 diharapkan meningkatkan kepercayaan diri siswa, menekan risiko putus sekolah, dan memperluas akses pendidikan bagi anak-anak di wilayah perbatasan. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan