Tanbu Optimistis Genjot Produksi Jagung pada 2026

Produksi jagung Tanbu pada 2025 mencapai 7.732 ton atau melampaui target, sementara pemerintah daerah optimistis capaian 2026 kembali meningkat melalui perluasan lahan dan peningkatan produktivitas.

TANAH BUMBU – Produksi jagung di Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu), Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melampaui target tahunan yang ditetapkan pemerintah daerah. Pada periode 2025, realisasi produksi mencapai 7.732 ton atau jauh di atas target 4.514 ton, sehingga menjadi modal optimistis untuk meningkatkan capaian produksi pada 2026 sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.

Kepala Bidang (Kabid) Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Tanbu, Robby Chandra, mengatakan capaian tersebut diperoleh dari lahan jagung seluas sekitar 1.260 hektare yang dikelola para petani.

“Target produksi jagung pada periode 2025 sebanyak 4.514 ton, Alhamdulillah realisasinya mencapai 7.732 ton dengan luas lahan kurang lebih mencapai 1.260 hektare,” kata Robby Chandra, sebagaimana diberitakan Antara, Rabu (22/07/2026).

Untuk 2026, Pemkab Tanbu menetapkan target produksi sebesar 2.471 ton. Hingga semester pertama, produksi yang telah terealisasi mencapai 1.362 ton.

Robby meyakini target tersebut dapat terlampaui karena petani masih memiliki kesempatan meningkatkan produktivitas pada semester kedua melalui optimalisasi lahan dan perluasan areal tanam.

Salah satu potensi pengembangan berada di Desa Jombang, Kecamatan Satui, yang memiliki lahan tidur seluas 24 hektare dan dinilai dapat dimanfaatkan untuk menambah produksi jagung.

Selain memperluas lahan, peningkatan hasil panen juga didukung penggunaan benih unggul seperti NK 212, Maxi, dan Bisi, serta penerapan sistem tanam tugal untuk menunjang produktivitas.

Meski demikian, pengembangan budidaya jagung masih menghadapi sejumlah tantangan, antara lain serangan hama ulat grayak, gangguan kera, serta persaingan antarkomoditas pertanian.

“Pemerintah daerah terus berupaya memperluas dan melakukan ekstensifikasi lahan garapan serta memperkuat kolaborasi guna mendukung kebijakan pemerintah memperkuat ketahanan pangan nasional, serta mendorong masyarakat agar lebih mandiri di sektor pertanian,” ungkap Robby.

Pemkab Tanbu berharap penguatan sektor pertanian melalui peningkatan produksi jagung dapat menjaga pasokan pangan, meningkatkan kesejahteraan petani, serta memperkuat kemandirian daerah dalam mendukung kebutuhan pangan nasional. []

Redaksi08

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com