Serangan udara Amerika Serikat ke puluhan target di Iran dilaporkan menewaskan tiga anggota satu keluarga di Pulau Qeshm sekaligus memperburuk eskalasi konflik di Timur Tengah.
QESHM – Serangan udara terbaru Amerika Serikat (AS) ke Iran dilaporkan menewaskan tiga anggota satu keluarga di Pulau Qeshm. Korban terdiri atas ayah, ibu, dan seorang anak berusia dua tahun, sementara dua anak lainnya mengalami luka-luka di tengah operasi militer AS yang menghantam puluhan sasaran selama sekitar dua jam.
Kantor berita Iran, Fars, melaporkan korban sipil tersebut berada di kawasan Chah Tangu, Pulau Qeshm. Informasi itu disampaikan sebagaimana dilansir AFP, Kamis (30/07/2026).
Di sisi lain, militer AS menyatakan operasi udara tersebut telah selesai dilaksanakan. Washington menyebut serangan yang berlangsung selama dua jam itu merupakan respons atas peluncuran rudal Iran yang sebelumnya menargetkan pasukan AS di kawasan Timur Tengah.
Operasi militer tersebut diklaim menghantam puluhan target di Iran sebagai bagian dari aksi balasan terhadap serangan yang terjadi sehari sebelumnya.
Sementara itu, kantor berita Fars melaporkan serangan udara tersebut mengakibatkan korban jiwa dari kalangan sipil.
Serangan itu disebut menewaskan tiga anggota satu keluarga, yakni seorang ayah, ibu, dan anak mereka yang masih berusia dua tahun. Selain itu, dua anak lainnya dilaporkan mengalami luka-luka akibat serangan yang menghantam kawasan permukiman di Pulau Qeshm.
Perkembangan ini menambah eskalasi konflik antara AS dan Iran yang dalam beberapa hari terakhir diwarnai aksi saling serang. Meningkatnya intensitas operasi militer kedua pihak memunculkan kekhawatiran akan meluasnya dampak konflik terhadap stabilitas kawasan Timur Tengah. []
Redaksi1
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan