Pengalaman dan keteladanan Guning Hermanto serta Prasetiyo Adirochman diharapkan terus menjadi pijakan bagi BPBD Kobar dalam meningkatkan pelayanan penanggulangan bencana.
KOTAWARINGIN BARAT – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) menjadikan pengalaman dan keteladanan dua Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memasuki masa purna tugas sebagai pijakan untuk memperkuat profesionalisme, integritas, dan kualitas pelayanan kebencanaan kepada masyarakat.
Dua ASN tersebut adalah Guning Hermanto dan Prasetiyo Adirochman yang resmi memasuki masa purna tugas terhitung mulai Sabtu, 1 Agustus 2026. Keduanya dilepas dalam acara penghargaan yang digelar di Kantor BPBD Kobar, Jumat (31/07/2026).
Guning terakhir menjabat sebagai Kepala Bidang (Kabid) Strategi Penanggulangan Bencana dan Pemulihan Pascabencana sejak 2023. Sementara itu, Prasetiyo bertugas sebagai Perencana Ahli di BPBD Kobar sejak 2015.
Selama menjalankan tugas, keduanya dinilai telah memberikan kontribusi dalam mendukung perencanaan, penanganan bencana, pemulihan pascabencana, serta pelayanan kepada masyarakat. Pengalaman dan semangat kerja mereka diharapkan dapat diteruskan oleh pegawai yang masih aktif.
Acara pelepasan dihadiri jajaran ASN BPBD Kobar dalam suasana kekeluargaan. Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kobar Samuel tidak dapat menghadiri kegiatan karena menjalankan tugas dinas di luar daerah. Kehadirannya diwakili Sekretaris BPBD Kobar Reneli.
Dalam sambutannya, Reneli menyampaikan penghargaan atas dedikasi, loyalitas, dan integritas Guning dan Prasetiyo selama menjadi bagian dari BPBD Kobar. Kontribusi keduanya dinilai dapat menjadi teladan bagi pegawai dalam menjalankan pelayanan publik dan tugas penanggulangan bencana.
“Kami mengucapkan terima kasih atas seluruh kontribusi yang telah diberikan selama bertugas di BPBD Kabupaten Kotawaringin Barat. Semoga masa purna tugas menjadi awal kehidupan baru yang penuh kebahagiaan, kesehatan, dan keberkahan bersama keluarga. Kami juga berharap tali silaturahmi dengan keluarga besar BPBD tetap terjalin dengan baik,” ungkap Reneli, sebagaimana dilansir Mmc Kobar, Jumat (31/07/2026).
Rangkaian kegiatan berlangsung sederhana dengan penyerahan cenderamata sebagai simbol penghargaan atas pengabdian kedua ASN. Seluruh pegawai juga menyampaikan ucapan selamat sebelum kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama.
Pelepasan tersebut tidak hanya menjadi seremoni perpisahan, tetapi juga bagian dari upaya BPBD Kobar membangun budaya organisasi yang menghargai pengabdian setiap aparatur. Nilai profesionalisme, kedisiplinan, dan tanggung jawab yang ditunjukkan kedua ASN diharapkan tetap menjadi bagian dari pola kerja lembaga dalam memberikan pelayanan kebencanaan kepada masyarakat Kobar. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan