Deklarasi RANA memperkuat komitmen Pemkab Berau bersama pelajar, Forum Anak, dan perangkat daerah untuk mencegah kekerasan, perundungan, pelecehan seksual, serta ancaman terhadap anak di ruang digital.
BERAU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau memperkuat perlindungan anak melalui Deklarasi Ruang Aman dan Nyaman Anak (RANA) yang menegaskan penolakan terhadap kekerasan fisik, kekerasan psikis, perundungan atau bullying, serta pelecehan seksual terhadap anak.
Deklarasi tersebut dilaksanakan dalam peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 di Ruang Pertemuan Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan (Bapelitbang) Berau, Selasa (04/08/2026). Kegiatan mengusung tema “Sayangi Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan”.
RANA tidak hanya menekankan perlindungan anak di lingkungan keluarga dan sekolah, tetapi juga mencakup upaya menciptakan ruang digital yang aman. Seluruh peserta berkomitmen membangun komunikasi positif, memperkuat pengawasan, serta mencegah berbagai tindakan yang dapat mengganggu tumbuh kembang anak.
Deklarasi tersebut, sebagaimana diberitakan Pemerintah Kabupaten Berau, Selasa, (04/08/2026), melibatkan perwakilan pelajar dari berbagai sekolah, Forum Anak, dan perangkat daerah terkait.
Mewakili Bupati Berau, Staf Ahli Bidang Pembangunan dan Ekonomi Andi Marewangeng menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkomitmen mendukung perlindungan anak.
Ia menegaskan, lingkungan yang aman dan penuh kasih sayang menjadi salah satu faktor penting dalam membentuk anak menjadi generasi sehat, cerdas, dan berkarakter.
“Kita harus menciptakan lingkungan yang ramah anak. Anak-anak harus tumbuh dengan kasih sayang agar dapat berkembang menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter,” ujarnya.
Andi Marewangeng juga mengajak orang tua, Forum Anak, satuan pendidikan, dan perangkat daerah untuk memperkuat kerja sama dalam melindungi serta membina anak-anak.
Menurut dia, keterlibatan seluruh unsur masyarakat diperlukan agar anak mampu tumbuh menjadi generasi unggul, berbudaya, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Komitmen dalam deklarasi RANA meliputi penolakan terhadap segala bentuk kekerasan, pembangunan lingkungan ramah anak, penguatan komunikasi positif di dalam keluarga, serta perlindungan anak dari risiko dan ancaman di ruang digital.
Melalui deklarasi tersebut, Pemkab Berau berharap perlindungan anak tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi diterapkan secara nyata di lingkungan keluarga, sekolah, masyarakat, dan ruang digital.
Sinergi seluruh pihak diharapkan mampu memperkuat posisi Berau sebagai daerah ramah anak sekaligus memastikan setiap anak memperoleh hak untuk hidup, tumbuh, berkembang, berpartisipasi, dan terlindungi dari kekerasan maupun diskriminasi. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan