Kebakaran Gedung Cikini Kerahkan 110 Petugas, Nihil Korban

Sebanyak 22 unit mobil pemadam dan 110 petugas dikerahkan untuk memadamkan kebakaran gedung lima lantai di Cikini yang diduga bermula dari lantai tiga.

JAKARTA – Sebanyak 110 petugas dan 22 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk menangani kebakaran di gedung rumah toko (ruko) Central, Jalan Cikini Raya, Kecamatan Menteng, Kota Administrasi Jakarta Pusat (Jakpus), Rabu (05/08/2026). Kebakaran pada bangunan lima lantai tersebut berhasil dipadamkan tanpa menimbulkan korban.

Kepulan asap dan api pertama kali terlihat di lantai tiga gedung sekitar pukul 14.40 Waktu Indonesia Barat (WIB). Saksi sempat berusaha memadamkan api menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), tetapi api terus membesar dan merambat ke bagian lain bangunan.

“Namun api tidak terkendali dan merambat serta membesar, mendengar teriakan dari para pekerja proyek pihak keamanan langsung melaporkan kejadian ini ke pihak damkar,” ujarnya.

Petugas pemadam kebakaran (damkar) menerima laporan kejadian sekitar pukul 14.45 WIB. Puluhan unit pemadam kemudian dikerahkan untuk mengendalikan api dan mencegah kebakaran meluas.

Kepala Seksi Operasi (Kasiops) Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakpus Triyanto mengatakan titik awal munculnya api diduga berada di lantai tiga. Namun, penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan.

“Asal api diduga dari lantai 3 bangunan gedung, total bangunan 5 lantai,” kata Triyanto dalam keterangannya, Rabu (05/08/2026).

Proses pemadaman berlangsung hingga pukul 17.32 WIB. Sebanyak 22 unit mobil pemadam dan 110 personel diterjunkan selama penanganan kebakaran tersebut, sebagaimana diberitakan Cnn Indonesia, Rabu, (05/08/2026).

Triyanto memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.

“Korban nihil,” ucap dia.

Petugas masih melakukan pendataan untuk mengetahui nilai kerugian akibat kebakaran. Pemeriksaan juga diperlukan untuk memastikan bagian bangunan yang terdampak serta penyebab pasti munculnya api.

Sementara itu, data pusat komando atau Command Center Damkar mencatat objek yang terbakar merupakan sebuah gedung.

“Objek gedung,” demikian dikutip dari data Command Center Damkar.

Penyelidikan lebih lanjut diharapkan dapat mengungkap penyebab kebakaran sekaligus menjadi dasar evaluasi sistem proteksi dan penanganan keadaan darurat pada bangunan bertingkat. []

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com