GEKRAFS Luncurkan Misi Diplomasi Ekonomi Kreatif Indonesia di Rusia

Pembentukan DPLN GEKRAFS Rusia periode 2026–2029 diarahkan menjadi jembatan kolaborasi industri kreatif, budaya, dan peluang ekonomi antara Indonesia dan Rusia.

SANKT PETERBURG – Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (GEKRAFS) membentuk Dewan Perwakilan Luar Negeri (DPLN) GEKRAFS Federasi Rusia periode 2026–2029 sebagai upaya memperluas jejaring serta mendorong diplomasi ekonomi kreatif antara Indonesia dan Rusia. Kepengurusan tersebut dilantik di Sankt Peterburg, Rusia, Kamis (17/09/2026), dengan Andre Septiyanto sebagai ketua.

Pelantikan dihadiri lebih dari 70 undangan dari kalangan pelaku industri kreatif Rusia serta sejumlah perwakilan pemerintah, lembaga, dan dunia usaha kedua negara.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) GEKRAFS Kavendra Lukistian, Wakil Duta Besar Republik Indonesia untuk Rusia Hartyo Harkomoyo, perwakilan Pemerintah Kota Sankt Peterburg Dmitry Krutoy, Wakil Ketua Komite Hubungan Luar Negeri Sankt Peterburg Valery Kalugin, serta Direktur Direktorat Kegiatan Ekonomi Luar Negeri Bank Sankt Peterburg Darya Savelyeva.

Dalam sambutannya, Kavendra menyampaikan optimisme terhadap pengembangan jejaring GEKRAFS di Rusia. Ia mengutip pepatah Rusia yang dinilainya mencerminkan pentingnya kolaborasi dalam membangun hubungan ekonomi kreatif kedua negara.

“Satu kepala baik, dua kepala lebih baik.”

Menurutnya, prinsip tersebut menjadi landasan dalam membangun kerja sama antara pelaku ekonomi kreatif Indonesia dan Rusia.

“Ini adalah prinsip kolaborasi yang kami pegang,” ujarnya disambut tepuk tangan hadirin.

Sementara itu, Hartyo menilai peluang kerja sama Indonesia dan Rusia masih terbuka luas. Ia menyoroti perkembangan kerja sama perdagangan dengan Uni Ekonomi Eurasia yang dinilai dapat menjadi salah satu faktor pendukung penguatan hubungan ekonomi kedua negara.

Ia juga menyinggung penandatanganan perjanjian perdagangan bebas (Free Trade Agreement/FTA) dengan Uni Ekonomi Eurasia yang berlangsung pada tahun sebelumnya di Sankt Peterburg.

“Momentum ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya,” katanya.

Dmitry Krutoy menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Sankt Peterburg sebagai lokasi pelantikan DPLN GEKRAFS Rusia. Menurut dia, minat kalangan dunia usaha Rusia terhadap Indonesia terus berkembang sehingga membuka peluang bagi realisasi berbagai proyek kerja sama pada masa mendatang.

Ketua DPLN GEKRAFS Rusia Andre Septiyanto mengatakan kepengurusan yang dipimpinnya diarahkan tidak hanya sebagai representasi organisasi, tetapi juga menjadi penghubung antara pelaku ekonomi kreatif kedua negara.

“Visi saya adalah menjadikan GEKRAFS DPLN Rusia lebih dari sekadar kantor perwakilan. Saya membayangkannya sebagai jembatan strategis antara Indonesia dan Rusia — jembatan yang menghubungkan masyarakat, gagasan, kreativitas, budaya, dan peluang ekonomi,” tegasnya.

Dalam kepengurusan periode 2026–2029, Andre didampingi Arief Budi Santoso sebagai Wakil Ketua, Judha Facral Zulmi dan Tria Nurlaela sebagai Sekretaris, serta Ninda Gita Hati dan Astagina Pramesty Javakrisna sebagai Bendahara.

Dewan Penasihat diisi Mark Bykov dan Fadeev Dmitry Valentinovich, sedangkan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Rusia menjadi bagian Dewan Pembina. Adapun Dewan Pakar terdiri atas Lubarto Sartoyo dan La Chica Salsabila Bilqis.

DPLN GEKRAFS Rusia juga membentuk delapan bidang kerja, yakni Organisasi, Kaderisasi, dan Kelembagaan yang dikoordinasikan Amy Maulana; Kerja Sama, Media, dan Pemasaran oleh Reinhard Marcello Molle; Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI), Hukum, dan Advokasi oleh Daniia Sabirova; serta Pengembangan Talenta dan Sumber Daya Manusia (SDM) Ekonomi Kreatif oleh Ivanov Nikolay Dmitrievich.

Bidang lainnya meliputi Acara, Sosialisasi Program, dan Pembinaan Komunitas yang dikoordinasikan Wawan Irawan; Pengembangan Teknologi dan Transformasi Digital oleh Muammar Hafidz; Pembiayaan Inovatif dan Kemudahan Bisnis Ekonomi Kreatif oleh Fritz Indra Hartawan; serta Riset dan Pelestarian Budaya Tradisi Nusantara oleh Yulia Purnaning Dyah.

Selain itu, dibentuk empat badan otonom yang menangani Kepedulian Sosial, Komunikasi dan Informasi, Pembinaan dan Pendampingan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta Gastronomi Nusantara.

Melalui pembentukan kepengurusan di Rusia tersebut, GEKRAFS berharap dapat memperluas hubungan antarpelaku industri kreatif, membuka peluang kolaborasi bisnis dan budaya, serta memperkuat akses ekonomi kreatif Indonesia ke pasar Rusia. Pelantikan didukung Bank St. Petersburg, Cafe Indonesia di Sankt Peterburg Kalpataru, Bank Negara Indonesia (BNI), serta Telkomsel sebagai official partner DPP GEKRAFS. []

Penulis: Amy Maulana | Penyunting: Nursiah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *