Mobil Anggota Polisi Tabrak Motor di Bone, Balita 4 Tahun Meninggal

Polres Bone menyelidiki dugaan gangguan sistem pengereman dan memeriksa seorang anggotanya setelah kecelakaan yang menewaskan anak berusia 4 tahun.

SULAWESI SELATAN – Kepolisian Resor (Polres) Bone mendalami dugaan gangguan sistem pengereman pada mobil yang dikemudikan anggotanya setelah kendaraan tersebut menabrak sepeda motor dan menyebabkan seorang anak berusia 4 tahun meninggal dunia di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel), Rabu (05/08/2026) sekitar pukul 14.00 Waktu Indonesia Tengah (Wita).

Mobil tersebut dikemudikan anggota Polres Bone berinisial MA (49), sedangkan sepeda motor dikendarai MS (19) yang membonceng ibu dan adiknya yang berusia 4 tahun.

Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Bone Riyanda Putra Utama membenarkan keterlibatan anggota kepolisian dalam kecelakaan tersebut.

“Iya benar, mobil yang dikemudikan anggota Polres Bone, Ipda MA (49) dengan pengendara motor MS (19) yang berboncengan bersama ibunya dan adiknya berusia 4 tahun,” kata Riyanda sebagaimana diberitakan Cnn Indonesia, Kamis, (06/08/2026).

Kecelakaan bermula ketika sepeda motor yang dikendarai MS berhenti di sebuah persimpangan karena hendak memasuki jalan perempatan. Pada saat bersamaan, mobil yang melaju dari arah yang sama menabrak bagian belakang sepeda motor tersebut.

“Pada saat bersamaan, mobil yang melaju dari arah yang sama diduga mengalami gangguan pada sistem pengereman hingga menabrak bagian belakang sepeda motor,” ungkapnya.

Benturan tersebut menyebabkan anak berusia 4 tahun mengalami luka berat. Korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tenriawaru Watampone untuk mendapatkan penanganan medis.

“Korban sempat menjalani perawatan di RSUD Tenriawaru Watampone, namun dinyatakan meninggal dunia,” jelasnya.

Sementara itu, MS dan ibunya dilaporkan tidak mengalami luka akibat kecelakaan tersebut.

Anggota Polres Bone yang mengemudikan mobil telah diamankan oleh unit Profesi dan Pengamanan (Propam) Polres Bone untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga masih menyelidiki kondisi kendaraan dan rangkaian kejadian guna memastikan penyebab kecelakaan.

“Kasus ini masih dalam penyelidikan. Dugaan awal terkait adanya gangguan pada sistem pengereman masih didalami untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan,” katanya.

Pendalaman terhadap kondisi sistem pengereman dan pemeriksaan pengemudi diharapkan dapat memberikan kepastian mengenai penyebab kecelakaan sekaligus menjadi dasar penanganan hukum terhadap pihak yang bertanggung jawab. []

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com