Tanah Bantaran Sungai Bergeser, Rumah Warga Pihanin Raya Terdampak

Robo hnya Pustu Pihanin Raya diduga berkaitan dengan pergeseran tanah di bantaran sungai dan menyebabkan rumah yang dihuni dua KK mengalami kerusakan sekitar 60 persen.

HULU SUNGAI SELATAN – Kerusakan sekitar 60 persen pada rumah yang dihuni dua kepala keluarga (KK) menjadi salah satu dampak serius setelah bangunan Puskesmas Pembantu (Pustu) Desa Pihanin Raya, Kecamatan Daha Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), roboh akibat kondisi tanah di sekitar bantaran sungai yang diduga bergeser, Senin (10/8/2026).

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 18.00 WITA itu tidak hanya menyebabkan fasilitas pelayanan kesehatan tersebut roboh, tetapi juga memicu perhatian terhadap keselamatan warga di sekitar lokasi. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) HSS bersama pihak terkait kini memantau kawasan tersebut untuk mengantisipasi pergerakan tanah dan dampak lanjutan.

Hasil peninjauan lapangan menunjukkan kondisi tanah di sekitar lokasi diduga menjadi labil setelah terjadi pergeseran tanah di bantaran sungai. Kondisi tersebut berlangsung seiring surutnya air sungai yang dipengaruhi musim kemarau.

Penanganan terhadap warga terdampak kemudian dibahas Pemkab HSS bersama perangkat daerah dan pihak terkait. Dalam pembahasan itu dilakukan penandatanganan berita acara komitmen bersama untuk penanganan rumah warga yang mengalami kerusakan akibat robohnya Pustu.

Sebagaimana diberitakan Antara, Selasa (11/8/2026), peninjauan lokasi dilakukan jajaran Pemkab HSS dengan melibatkan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat Sekretariat Daerah (Setda) HSS Tedy Soetedjo, Kepala Bagian (Kabag) Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setda HSS Sar Ipansyah, Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Pembangunan dan Kemasyarakatan Setda HSS Rasyidah, Pimpinan Bank Kalsel Cabang Kandangan, serta perwakilan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) HSS.

Pemkab HSS memastikan penanganan dilakukan secara terkoordinasi dengan melibatkan perangkat daerah dan pihak terkait. Keselamatan serta kebutuhan masyarakat terdampak menjadi perhatian dalam proses penanganan.

Selain rumah warga, robohnya bangunan Pustu Pihanin Raya membuat keberadaan fasilitas pelayanan kesehatan di kawasan tersebut turut menjadi perhatian. Pemerintah daerah perlu memastikan dampak kejadian terhadap pelayanan masyarakat dapat ditangani seiring proses penanganan kondisi bangunan dan lingkungan sekitar.

Pemantauan di sekitar lokasi juga terus dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya pergerakan tanah berikutnya. Langkah tersebut diperlukan untuk mengurangi risiko terhadap warga yang berada di sekitar kawasan terdampak dan memastikan penanganan berjalan sesuai kondisi lapangan.

Penanganan terpadu diharapkan dapat memberikan perlindungan bagi warga terdampak sekaligus mencegah meluasnya dampak akibat kondisi tanah yang masih berpotensi bergerak. []

Redaksi08

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com