DPRD HSS mendorong penguatan sektor pertanian dan kesehatan di wilayah Daha sekaligus membuka dukungan terhadap opsi pinjaman pembangunan daerah sesuai ketentuan.
HULU SUNGAI SELATAN – Pembahasan anggaran pembangunan Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) mulai diarahkan pada penguatan layanan publik dan kebutuhan masyarakat di wilayah Daha, terutama sektor pertanian dan kesehatan. Dalam pembahasan tersebut, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) HSS juga menyatakan dukungan terhadap opsi pembiayaan pembangunan melalui pinjaman pemerintah daerah selama sesuai ketentuan.
Hal itu mengemuka dalam rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD HSS bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TPAD) saat membahas Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2027 di Kandangan, Senin (10/8/2026).
Wakil Ketua I DPRD HSS Husnan menilai penguatan sektor pertanian perlu menjadi perhatian untuk menghadapi potensi kekeringan, khususnya di wilayah Daha. Ia meminta Dinas Pertanian menyiapkan program pembangunan sumur bor pada titik-titik yang dinilai krusial bagi lahan pertanian warga.
Tidak hanya pertanian, Husnan juga mendorong peningkatan layanan kesehatan di wilayah tersebut. Pemerintah daerah diminta memprioritaskan penambahan dokter spesialis dan pemenuhan alat kesehatan (Alkes) di Rumah Sakit Daha Sejahtera.
Menurutnya, peningkatan fasilitas kesehatan diperlukan agar warga Daha tidak harus menempuh perjalanan jauh ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Brigjend H Hasan Basry Kandangan untuk memperoleh penanganan medis.
“Kalau bisa direalisasikan di APBD Perubahan 2026, itu jauh lebih baik lagi,” tambah Husnan.
Selain kebutuhan layanan dasar, pembahasan anggaran juga mencakup rencana pengembangan fasilitas pendukung kegiatan legislatif. Ketua DPRD HSS Akhmad Fahmi mengatakan penambahan ruang sidang di Kantor DPRD HSS ditujukan untuk meningkatkan efisiensi pelaksanaan rapat dan agenda resmi lembaga.
“Fasilitas baru ini akan membuat anggota dewan dan staf tidak perlu lagi memindahkan meja serta kursi, setiap kali mengadakan agenda rapat resmi,” kata Fahmi saat memberikan keterangan usai menghadiri rapat Banggar DPRD bersama TPAD di Kandangan, sebagaimana diberitakan Antara, Selasa (11/8/2026).
Fahmi mengatakan DPRD HSS telah meminta penjelasan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) mengenai sejumlah program pembangunan fisik yang akan dilaksanakan pada periode mendatang. Salah satu pembahasannya ialah rencana penambahan ruang sidang dan ruang bagi unsur pimpinan DPRD HSS.
“Salah satu fokus penjelasan utamanya adalah rencana penambahan ruang sidang tersebut, dan ruang unsur pimpinan DPRD HSS,”
Dalam pembahasan yang sama, DPRD HSS turut merespons opsi pembiayaan pembangunan daerah melalui skema pinjaman pemerintah daerah. Fahmi menyatakan dukungan terhadap langkah tersebut sepanjang pelaksanaannya mengikuti aturan yang berlaku.
“Kami siap mendukung, asal sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ucap Fahmi, mengomentari hasil penjelasan Dinas PUTR HSS yang masuk dalam rangkaian rapat pembahasan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027.
Rangkaian pembahasan tersebut menunjukkan kebutuhan pembangunan HSS tidak hanya berkaitan dengan infrastruktur pemerintahan, tetapi juga menyentuh penguatan sektor pertanian dan akses layanan kesehatan masyarakat, khususnya di wilayah Daha. []
Redaksi08
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan