ilustrasi

Kasus Ibu-Anak Tewas di Landak, Polisi Amankan Dua Orang

Polisi mendalami peran dua orang yang diamankan dalam kasus pembunuhan Asniwati dan anaknya di Kuala Behe, sementara dugaan perampokan dan motif kejadian masih menjadi bagian dari penyidikan.

LANDAK – Penyidikan kasus pembunuhan ibu dan anak di Kuala Behe, Kabupaten Landak (Landak), memasuki babak baru setelah polisi mengamankan dua orang yang diduga terlibat dalam perkara tersebut, Rabu (12/08/2026) malam. Polisi kini mendalami keterangan keduanya untuk mengungkap peran, motif, dan rangkaian kejadian yang menyebabkan dua korban ditemukan tewas.

Wakil Kepala Kepolisian Resor (Wakapolres) Landak, Saiful Bahri, membenarkan bahwa dua orang telah diamankan. Namun, kepolisian belum mengungkap identitas maupun peran mereka karena pemeriksaan masih berlangsung.

“Kita telah mengamankan dua orang yang diduga terlibat dalam kasus pembunuhan di Kuala Behe,” ujarnya, sebagaimana dilansir Insidepontianak, Rabu (12/08/2026).

“Sekarang masih kita dalami keterangannya,” tambahnya.

Pengamanan dua orang tersebut menjadi bagian dari upaya Kepolisian Resor (Polres) Landak mengungkap kasus kematian Asniwati dan anaknya, DN (4). Ibu dan anak itu sebelumnya ditemukan tewas di area kebun Desa Angkanyar setelah sempat dilaporkan hilang oleh keluarga.

Dalam penyelidikan awal, kasus tersebut diduga berkaitan dengan perampokan. Dugaan itu muncul karena uang tunai Rp135 juta dan perhiasan emas seberat 30 gram yang dibawa korban dilaporkan hilang. Kendati demikian, polisi masih melakukan penyidikan untuk memastikan motif sebenarnya dan keterlibatan pihak yang telah diamankan.

Jasad Asniwati dan DN ditemukan di lokasi berbeda dengan jarak sekitar 20 meter. Saat ditemukan, tangan dan kaki keduanya dalam kondisi terikat serta terdapat luka bekas jeratan pada bagian leher. Temuan tersebut menjadi bagian dari materi penyidikan untuk merekonstruksi bagaimana peristiwa terjadi.

Saiful turut mengapresiasi masyarakat yang memberikan informasi kepada kepolisian selama proses pengungkapan perkara.

“Insya Allah kasus ini segera terungkap,” tegasnya optimis.

Polres Landak masih melanjutkan penyidikan untuk mengungkap kronologi secara menyeluruh, motif kejadian, serta memastikan peran masing-masing pihak yang telah diamankan. Hasil pemeriksaan diharapkan dapat memperjelas rangkaian peristiwa sekaligus menjadi dasar penanganan hukum selanjutnya. []

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com