Polisi menelusuri aktivitas terakhir BH dan menunggu hasil pemeriksaan medis untuk memastikan penyebab kematian pria 64 tahun yang ditemukan terapung di Sungai Jawi, Pontianak.
PONTIANAK – Kepolisian masih menyelidiki penyebab kematian BH (64), seorang buruh harian lepas yang ditemukan terapung di Sungai Jawi, Jalan Puyuh, Kecamatan Pontianak Kota, Selasa (11/08/2026) sekitar pukul 13.00 Waktu Indonesia Barat (WIB). Pemeriksaan medis dan visum dilakukan untuk memastikan penyebab kematian sekaligus mengetahui ada atau tidaknya tanda kekerasan pada tubuh korban.
Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Pontianak Kota Denni Gumilar mengatakan, korban merupakan warga Jalan Tebu, Pontianak. Setelah dievakuasi dari sungai, jenazah dibawa ke rumah sakit guna menjalani proses identifikasi dan pemeriksaan lebih lanjut.
“Sekitar pukul 14.30 WIB, jenazah dibawa ke Rumah Sakit Anton Sujarwo untuk proses identifikasi dan penanganan lebih lanjut,” ucap Denni, sebagaimana dilansir Pontianak post, Rabu (12/08/2026).
Penyelidikan dilakukan karena penyebab pasti kematian korban belum dapat disimpulkan hanya berdasarkan kondisi saat ditemukan. Polisi masih mendalami sejumlah kemungkinan, mulai dari korban tenggelam, mengalami kecelakaan, memiliki gangguan kesehatan, hingga kemungkinan faktor lain.
Polisi juga belum mengesampingkan kemungkinan jenazah terbawa arus dari lokasi lain sebelum ditemukan di bantaran Sungai Jawi. Untuk memperjelas rangkaian peristiwa, penyidik menelusuri aktivitas dan keberadaan korban sebelum ditemukan dengan meminta keterangan keluarga serta masyarakat sekitar.
Sebelumnya, keberadaan jenazah pertama kali diketahui seorang anak berusia 10 tahun yang sedang memancing bersama dua temannya di sekitar bantaran sungai. Anak tersebut awalnya melihat benda yang dikiranya menyerupai batok kelapa mengapung di permukaan air.
Setelah diperhatikan lebih dekat, terlihat bagian tangan sehingga anak tersebut menyadari benda yang mengapung merupakan tubuh manusia. Temuan itu kemudian disampaikan kepada warga di sekitar lokasi.
Warga selanjutnya membantu mengangkat jenazah dari sungai ke bantaran sebelum penanganan dilanjutkan oleh pihak berwenang. Pemeriksaan medis dan hasil penyelidikan kepolisian diharapkan dapat mengungkap penyebab kematian BH serta memastikan apakah terdapat unsur pidana dalam peristiwa tersebut. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan