Efisiensi Anggaran, Dispora Kalsel Selektif Kirim Atlet ke Kejurnas

Di tengah efisiensi anggaran, Dispora Kalsel memperketat seleksi cabor dan memprioritaskan atlet yang memiliki peluang meraih medali untuk mengejar target 180 medali pada 2026.

BANJARBARU – Capaian sekitar 66 medali dari kejuaraan tingkat nasional (kejurnas) menjadi modal Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) untuk mengejar target 180 medali sepanjang 2026. Di tengah efisiensi anggaran, Dispora Kalsel memperketat seleksi cabang olahraga (cabor) yang mendapat dukungan pemerintah agar keberangkatan atlet berorientasi pada peluang prestasi.

Kepala Dispora Kalsel Pebriadin Hapiz melalui Kepala Seksi (Kasi) Pembibitan dan Tenaga Keolahragaan, Rijal Hamid, mengatakan sekitar 33 cabor telah mengajukan proposal bantuan untuk mengikuti berbagai kejurnas hingga Agustus 2026. Namun, keterbatasan anggaran membuat jumlah atlet dan pelaku olahraga yang dapat difasilitasi pemerintah berkurang signifikan.

“Dengan anggaran yang minim ini kami memberikan skala prioritas kepada cabang olahraga yang memang wajib bertanding di tingkat nasional, sekaligus memberikan pengalaman kepada atlet-atlet yang berprestasi di daerah,” ujar Rijal, sebagaimana diberitakan Diskominfomc, Senin, (24/08/2026).

Menurut Rijal, sebelumnya dukungan pemerintah daerah dapat menjangkau sekitar 1.500 orang. Sementara pada 2026, jumlah penerima fasilitasi dibatasi sekitar 200 orang. Kondisi tersebut membuat proses penentuan cabor yang memperoleh bantuan dilakukan lebih selektif.

Dari sekitar 30 cabor yang telah difasilitasi untuk mengikuti kejurnas, kontingen Kalsel sejauh ini mengumpulkan sekitar 66 medali yang terdiri atas emas, perak, dan perunggu. Raihan tersebut terutama berasal dari nomor-nomor olahraga prestasi.

Dispora Kalsel masih harus mengejar tambahan medali untuk mencapai indikator kinerja utama (IKU) sebanyak 180 medali pada 2026. Target itu merupakan gabungan capaian dari bidang pembudayaan olahraga dan olahraga prestasi.

“Target tahun ini sebanyak 180 medali yang nantinya digabungkan dari bidang pembudayaan dan bidang prestasi. Dengan anggaran yang minim, kami maksimalkan yang berangkat adalah mereka yang memiliki peluang untuk meraih medali,” jelasnya.

Selain mempertahankan capaian prestasi, Dispora Kalsel mendorong cabor untuk meningkatkan kemandirian dalam pembiayaan serta pengembangan kegiatan. Langkah tersebut dinilai penting agar keterbatasan dukungan pemerintah tidak menghambat pembinaan atlet dan keikutsertaan pada kompetisi nasional.

Rijal menegaskan seleksi keberangkatan akan terus dilakukan berdasarkan potensi prestasi. Dengan demikian, anggaran yang tersedia diarahkan kepada cabor dan atlet yang dinilai mampu memberikan hasil bagi Kalsel.

“Kami akan seleksi kembali yang berangkat. Jadi tidak asal berangkat, tetapi harus mendapatkan penghargaan dan prestasi, sehingga bantuan yang diberikan pemerintah provinsi kepada cabang olahraga benar-benar bermanfaat,” pungkasnya. []

Redaksi08

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com