Penanganan Korban KM Virgo 08 Berlanjut di Pelabuhan Trisakti

Ketua DPRD Kota Banjarmasin Rikval Fachruri terus memantau penanganan korban KM Virgo Transport 8 di Pelabuhan Trisakti agar layanan kesehatan dan psikologis diberikan secara maksimal.

BANJARMASIN – Penanganan korban kecelakaan KM Virgo Transport 8 di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Kalimantan Selatan, terus dipantau hingga hari ketiga evakuasi untuk memastikan para korban memperoleh layanan kesehatan, psikologis, dan kebutuhan lainnya secara maksimal.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjarmasin Rikval Fachruri mengatakan pemantauan dilakukan secara langsung di Pelabuhan Trisakti untuk melihat kesiapan penanganan korban kapal yang mengalami kecelakaan di Laut Jawa pada Minggu (13/9/2026) ketika berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin.

“Bahkan hingga hari ketiga evakuasi korban KM Virgo 08 ini kita terus pantau,” ujarnya di Banjarmasin, Selasa, sebagaimana diberitakan Antara, Selasa, (15/09/2026).

Rikval menyampaikan pelayanan yang diberikan Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarmasin dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel) kepada korban di Pelabuhan Trisakti sejauh ini berjalan sangat baik. Koordinasi juga dilakukan bersama Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), serta relawan kemanusiaan.

Ia berharap seluruh korban mendapatkan perhatian secara menyeluruh, tidak hanya dalam aspek kesehatan, tetapi juga kondisi psikologis dan kebutuhan lainnya selama proses penanganan berlangsung.

“Kita pastinya sangat berduka atas kejadian ini, moga semuanya bisa selamat dan keluarga korban bisa tabah,” ujar Rikval.

Berdasarkan konfirmasi Kepala Basarnas Mohammad Syafii hingga Senin (14/9) pukul 22.00 Wita, sebanyak 114 korban telah ditemukan. Jumlah tersebut terdiri atas 108 korban selamat dan enam orang meninggal dunia. Sementara itu, 129 orang lainnya masih dalam pencarian dari total 243 orang yang berada dalam kapal.

KM Virgo Transport 8 sebelumnya dilaporkan hilang kontak di perairan Masalembo, Laut Jawa, pada Minggu (13/9) sekitar pukul 02.00 Wita. Kapal tersebut berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin sejak Sabtu (12/9) dengan membawa 243 penumpang.

Pemantauan terhadap layanan korban dan koordinasi antartim diharapkan terus berjalan selama proses evakuasi dan pencarian, sehingga korban yang telah ditemukan memperoleh penanganan yang dibutuhkan, sementara keluarga penumpang mendapatkan dukungan selama menghadapi proses tersebut. []

Redaksi08

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com