Dispora Kukar menyiapkan Forkab paling lambat tiga bulan sebelum FORNAS 2027 sebagai tahapan seleksi penggiat olahraga masyarakat sekaligus memperkuat pembinaan Inorga di daerah.
KUTAI KARTANEGARA – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menyiapkan Festival Olahraga Masyarakat Kabupaten (Forkab) sebagai tahapan seleksi penggiat olahraga masyarakat menuju Festival Olahraga Masyarakat Nasional (FORNAS) 2027 di Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng). Forkab ditargetkan digelar paling lambat tiga bulan sebelum pelaksanaan FORNAS.
Kepala Dinas (Kadis) Pemuda dan Olahraga Kukar Aji Ali Husni mengatakan, Forkab akan digunakan untuk menyeleksi penggiat dari sejumlah Induk Organisasi Olahraga (Inorga) yang berkembang di Kukar. Penggiat terbaik selanjutnya dipersiapkan untuk mengikuti tahapan menuju FORNAS 2027.
“Insyaallah tahun depan kita akan ikut dalam kegiatan FORNAS. Tapi sebelumnya, kita melaksanakan dulu kegiatan Forkab untuk menyeleksi beberapa Inorga yang ada di Kukar,” ujar Aji Ali Husni saat ditemui seusai pembukaan Festival Olahraga Tradisional dalam rangkaian Erau Adat Kutai 2026 di Tenggarong, Senin (21/09/2026).
Menurut Aji, jadwal penyelenggaraan Forkab akan disesuaikan dengan agenda FORNAS di Palu. Dispora Kukar menargetkan proses seleksi tersebut dapat dilaksanakan paling lambat tiga bulan sebelum ajang nasional berlangsung sehingga persiapan penggiat olahraga dapat dilakukan secara lebih matang.
Jumlah Inorga yang akan dipertandingkan dalam Forkab juga akan disesuaikan dengan perkembangan olahraga masyarakat di Kukar dan kemampuan pendanaan. Dalam pelaksanaan sebelumnya, sekitar 10 hingga 15 Inorga biasanya dapat dilibatkan.
“Di FORNAS itu banyak Inorga, hampir puluhan. Cuma kita menyesuaikan dengan perkembangan yang ada di Kutai Kartanegara dan pendanaan yang tersedia. Biasanya dari Forkab sekitar 10 sampai 15 Inorga,” katanya.
Sejumlah olahraga masyarakat yang berpotensi dilibatkan antara lain layang-layang, airsoft gun, begasing, serta olahraga tradisional lainnya. Proses penjaringan juga dilakukan melalui masing-masing Inorga sebelum penggiat terbaik mengikuti tahapan seleksi berikutnya.
Selain mempersiapkan keikutsertaan menuju FORNAS 2027, Dispora Kukar mendorong pengembangan benjang yang saat ini masih dalam tahap pertumbuhan di daerah tersebut. Olahraga tradisional itu direncanakan semakin sering dilibatkan dalam berbagai kegiatan, termasuk agenda olahraga di tingkat kecamatan.
“Benjang ini sebenarnya sudah tumbuh lama, tetapi di Kutai Kartanegara masih dalam proses perkembangan. Kami berusaha bagaimana perkembangan benjang ini terus berkembang dan nanti di setiap event akan mulai kita libatkan,” ujarnya.
Saat ini, aktivitas latihan benjang di Kukar dipusatkan di kawasan Stadion Rondong Demang, tepatnya di Gedung Bempas. Lokasi tersebut juga digunakan bersama oleh penggiat olahraga gulat.
Melalui pelaksanaan Forkab dan penguatan pembinaan Inorga, Dispora Kukar berharap penggiat olahraga masyarakat memiliki ruang seleksi dan pembinaan yang lebih terarah sebelum mengikuti kompetisi tingkat lebih tinggi. Pengembangan olahraga seperti benjang juga diharapkan memperluas ragam olahraga masyarakat yang tumbuh dan berprestasi di Kukar. [] (ADV)
Penulis: M. Reza Danuarta | Penyunting: Nursiah
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan