Tiga Jenazah Terdampar di Sukamara, Identitas Masih Ditelusuri

Tiga jenazah laki-laki ditemukan bertahap di pesisir Desa Sungai Tabuk, Sukamara, lalu dievakuasi ke Banjarmasin untuk pemeriksaan dan identifikasi.

SUKAMARA – Penanganan tiga jenazah yang ditemukan terdampar di pesisir Desa Sungai Tabuk, Kecamatan Pantai Lunci, Kabupaten Sukamara (Sukamara), berlanjut pada proses identifikasi dan penyisiran kawasan pantai. Ketiga jenazah berjenis kelamin laki-laki tersebut dievakuasi untuk pemeriksaan lebih lanjut setelah ditemukan secara bertahap sejak dini hari hingga pagi, Jumat (25/09/2026).

Jenazah pertama ditemukan warga sekitar pukul 03.30 WIB saat melakukan penyisiran di kawasan pantai. Dua jenazah lainnya kemudian ditemukan di lokasi berbeda, masing-masing berjarak sekitar 300 meter dan 1,5 kilometer dari titik penemuan pertama. Ketiganya ditemukan dalam kondisi telah mengalami pembusukan.

Penemuan tersebut diduga berkaitan dengan kecelakaan laut yang melibatkan Kapal Motor Penumpang (KMP) Virgo Transport 8. Kepolisian bersama unsur terkait kemudian melakukan penanganan di lokasi sekaligus memastikan kemungkinan adanya korban lain di sepanjang kawasan pesisir.

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Sukamara Fajar Virgantara Sjarifuddin bersama personel Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) dan Tim Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sukamara turut mendatangi lokasi setelah menerima laporan penemuan jenazah.

Personel Kepolisian Resor (Polres) Sukamara bersama Kepolisian Sektor (Polsek) Pantai Lunci kemudian melakukan olah TKP dan mengevakuasi ketiga jenazah. Penanganan juga dikoordinasikan dengan Direktorat Kepolisian Perairan (Ditpolair) Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Tengah (Kalteng) Pos Jelai serta Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) Pos Jelai untuk menindaklanjuti dugaan kecelakaan laut tersebut.

Setelah dievakuasi, ketiga jenazah dibawa untuk menjalani pemeriksaan dan proses identifikasi. Pada pukul 13.45 WIB, ketiganya diberangkatkan menggunakan kendaraan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Pangkalan Bun menuju Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) di Kota Banjarmasin.

Pemeriksaan di RS Bhayangkara Polda Kalsel dilakukan untuk memperoleh identitas masing-masing jenazah sekaligus mendukung proses penanganan lebih lanjut. Hingga saat ini, identitas ketiganya masih menunggu hasil pemeriksaan dan identifikasi.

Polres Sukamara bersama unsur terkait juga terus berkoordinasi dengan Ditpolair Polda Kalteng dan Basarnas Pangkalan Bun. Penyisiran di kawasan pesisir dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan ditemukannya jenazah lain yang diduga masih berkaitan dengan peristiwa kecelakaan laut tersebut.

Langkah penyisiran dan identifikasi tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan seluruh kemungkinan korban dapat ditemukan dan ditangani. Sementara itu, hasil pemeriksaan masih diperlukan untuk memastikan identitas ketiga jenazah serta perkembangan penanganan dugaan kecelakaan laut tersebut. []

Redaksi 03

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *