Warga Los Angeles Hidup Berdampingan dengan Sumur Minyak

Ribuan sumur minyak yang tersebar di dekat permukiman, sekolah, dan taman di Los Angeles memicu kekhawatiran warga terhadap kualitas lingkungan dan dampak kesehatan.

LOS ANGELES – Keberadaan ribuan sumur minyak di tengah kawasan perkotaan Los Angeles, Amerika Serikat (AS), menjadi persoalan lingkungan dan kesehatan yang terus disoroti warga. Infrastruktur ekstraksi minyak tersebut berada tidak hanya di kawasan industri, tetapi juga berdekatan dengan permukiman, sekolah, taman bermain, dan fasilitas publik lainnya.

Peta yang dibuat California Geologic Energy Management Division (CalGEM), badan negara bagian yang mengelola sektor minyak dan gas, menunjukkan sejumlah sumur berada di bawah atau berdekatan dengan kawasan tempat warga menjalani aktivitas sehari-hari. Kondisi itu membuat paparan dari aktivitas pengeboran menjadi perhatian masyarakat yang tinggal di sekitarnya.

Salah satu kawasan yang mengalami persoalan tersebut adalah Inglewood Oil Field, yang dikenal sebagai ladang minyak perkotaan terbesar di AS. Lokasinya bersebelahan dengan Kenneth Hahn State Park, kawasan rekreasi yang memiliki kolam pemancingan, jalur pendakian, dan taman bermain. Dari dalam taman, pompa minyak bahkan dapat terlihat.

Di sejumlah lokasi lain, aktivitas pengeboran justru sulit dikenali karena sumur minyak ditutupi bangunan. Di Pico Boulevard, dekat kawasan elite Beverly Hills, misalnya, terdapat bangunan yang dari luar tampak seperti bangunan biasa, tetapi digunakan untuk menyamarkan sumur minyak yang masih aktif.

Penyamaran serupa juga terdapat di lepas pantai Long Beach. Pulau-pulau buatan yang digunakan untuk aktivitas pengeboran dibuat sedemikian rupa sehingga sebagian wisatawan bahkan mengira lokasi tersebut merupakan kompleks hotel.

Keberadaan sumur minyak di tengah kawasan hunian menjadi perhatian karena aktivitas ekstraksi dapat menghasilkan sejumlah polutan, antara lain senyawa organik volatil seperti benzena, hidrogen sulfida, dan metana. Sejumlah penelitian mengaitkan kedekatan dengan aktivitas minyak dan gas dengan gangguan pernapasan serta sejumlah risiko kesehatan lainnya.

Keluhan warga yang tinggal di sekitar ladang minyak juga mencakup bau menyengat, sakit kepala, mual, iritasi mata, batuk, hingga kesulitan bernapas. Aktivis masyarakat di Los Angeles mengatakan persoalan tersebut telah dirasakan oleh sejumlah keluarga selama beberapa generasi.

Regina Martin, yang tumbuh di sekitar Inglewood Oil Field, mengingat kondisi udara ketika dirinya masih kecil.

“Kami dulu bisa melihat udara yang kami hirup,” katanya.

Martin mengatakan kondisi tersebut membuat warga kesulitan beraktivitas di luar rumah.

“Kami harus tetap berada di dalam ruangan saat jam istirahat. Saya dulu mengalami mimisan, sakit kepala, sakit perut, dan mata merah,” tambahnya.

Kondisi udara di kawasan tersebut disebut telah membaik dibandingkan ketika Martin masih kecil. Namun, aktivitas ladang minyak tetap berlangsung. Martin kini terlibat dalam kampanye bersama Black Women for Wellness untuk mengangkat berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat Los Angeles.

Menurut Martin, masih banyak keluarga yang belum mengetahui potensi dampak kesehatan dari tinggal di dekat fasilitas ekstraksi minyak. Kesadaran itu baru diperolehnya setelah terlibat dalam advokasi masyarakat.

“Saya selalu merasa semua orang tinggal di dekat ladang minyak. Jadi, bagi saya, hal itu benar-benar sudah dianggap normal,” ujarnya.

Persoalan serupa juga dirasakan Rosalinda Morales dan Brenda Valdivia yang tumbuh di Vista Hermosa, kawasan yang dipenuhi sumur minyak. Sejumlah fasilitas ekstraksi berada dekat sekolah dan pusat pendidikan anak usia dini.

“Di sebelah kanan kami ada sekolah lain. Dan di ujung blok ada prasekolah milik daerah,” papar Valdivia.

Di balik pagar sederhana di sekitar lokasi terdapat tangki penyimpanan minyak dan pompa-pompa minyak. Aktivitas tersebut tidak selalu terlihat dari jalan, tetapi keberadaannya dapat dikenali melalui bau yang muncul di sekitar lokasi.

“Hari ini baunya masih ringan.Anda tahu, inilah yang kami alami sejak tumbuh besar,” kata Morales.

Morales mengalami masalah pernapasan, sedangkan Valdivia menderita lupus, penyakit autoimun yang turut berkontribusi terhadap beberapa kali stroke. Keduanya meyakini paparan polusi dari aktivitas ekstraksi minyak selama bertahun-tahun ikut berperan terhadap kondisi kesehatan mereka, meskipun hubungan langsung antara penyakit seseorang dan pengeboran di sekitar tempat tinggalnya sulit dibuktikan secara individual.

Persoalan tersebut juga berkaitan dengan ketimpangan lingkungan. Aktivitas pengeboran paling tinggi banyak ditemukan di Los Angeles bagian selatan dan timur yang dihuni mayoritas warga kulit hitam dan Latin. Sebaliknya, sebagian besar sumur minyak di Los Angeles bagian barat, khususnya kawasan dekat pantai, telah ditutup dan disegel selama puluhan tahun.

Tianna Wakeman, yang melakukan kampanye bersama Martin, menilai kondisi tersebut menunjukkan adanya perbedaan perlindungan lingkungan antarwilayah.

“Ada perlindungan yang telah diperjuangkan masyarakat di South Los Angeles selama puluhan tahun, tetapi komunitas kulit putih yang kaya di West LA sudah mendapatkannya,” katanya.

Wakeman juga menyoroti persoalan yang disebutnya sebagai rasisme lingkungan ketika tuntutan terhadap kualitas lingkungan datang dari kelompok masyarakat berbeda.

“Ketika orang kulit hitam dan kulit berwarna mengatakan, saya ingin udara bersih, saya ingin air bersih, saya ingin tanah yang bersih agar anak-anak saya bisa bermain, hal itu tidak diterima dengan cara yang sama seperti ketika orang kulit putih dan kaya mengatakan hal yang sama,” sambungnya.

Salah satu contoh perjuangan warga terjadi di Beverly Hills High. Masyarakat berhasil mendorong penutupan dan penyegelan sumur minyak yang berada di lahan sekolah tersebut.

Sementara itu, Morales, Valdivia, dan warga lainnya mengaku masih berupaya mengetahui pihak yang memiliki sumur minyak di lingkungan mereka. Hingga kini, mereka belum memperoleh informasi yang diharapkan.

Warga dan aktivis kemudian menyerukan penutupan ladang minyak perkotaan serta penghentian secara bertahap kegiatan pengeboran di Los Angeles County. Di tengah perdebatan mengenai larangan ekstraksi minyak, pemerintah setempat juga menghadapi persoalan ribuan sumur minyak yang telah menua dan harus ditangani. []

Redaksi 03

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *