35 Pengurus P2LIPI Banjar Dilantik, Program Sosial Mulai Disiapkan

Sebanyak 35 pengurus DPC P2LIPI Banjar periode 2026-2031 disiapkan menjalankan program pemberdayaan perempuan, pelatihan UMKM, edukasi, serta kepedulian terhadap kesehatan dan perlindungan anak.

MARTAPURA – Perhimpunan Perempuan Lintas Profesi Indonesia (P2LIPI) Kabupaten Banjar menyiapkan rangkaian program sosial dan pemberdayaan masyarakat setelah 35 pengurus Dewan Pengurus Cabang (DPC) P2LIPI Banjar periode 2026-2031 dilantik. Agenda yang disiapkan mencakup pelatihan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), edukasi, peningkatan kemampuan public speaking, pencegahan stunting, hingga upaya mencegah penularan narkoba di kalangan anak-anak.

Kepengurusan baru tersebut dilantik Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) P2LIPI Kalimantan Selatan (Kalsel) Nawang Wijayati di Aula Kantor Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (DKUMPP) Kabupaten Banjar, Sabtu (26/09/2026) siang.

Program kerja yang akan dijalankan secara rutin setiap bulan nantinya dirumuskan lebih rinci melalui rapat kerja di tingkat cabang. Selain agenda pemberdayaan, P2LIPI juga mempertahankan kegiatan sosial sebagai bagian dari kontribusi organisasi kepada masyarakat.

Ketua DPW P2LIPI Kalsel Nawang Wijayati mengatakan legalitas kepengurusan menjadi dasar bagi organisasi untuk menjalankan peran secara lebih luas, baik dalam penguatan internal maupun pelayanan kepada masyarakat.

“Secara internal, organisasi ini dapat menjadi wadah pelatihan bagi ibu-ibu. Secara eksternal, kita berharap P2LIPI memberikan manfaat langsung kepada pemerintah dan masyarakat, khususnya dalam penguatan pemberdayaan perempuan dan anak,” ujarnya, sebagaimana diberitakan Media Center Banjar, Sabtu (26/09/2026).

Menurut Nawang, pengurus yang baru dilantik perlu menjalankan amanah sesuai aturan organisasi dan menjaga kebersamaan. Ia juga menekankan agar aktivitas P2LIPI tidak berhenti pada pemberdayaan anggota, tetapi diarahkan untuk menjawab persoalan sosial yang dihadapi masyarakat.

Salah satu bentuk kegiatan sosial yang telah dilakukan P2LIPI adalah aksi tanggap bencana. Organisasi tersebut pernah membagikan puluhan ribu masker kepada masyarakat yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Ke depan, agenda bulanan P2LIPI akan diarahkan pada penguatan kapasitas perempuan dan kepedulian terhadap persoalan masyarakat. Pelatihan UMKM diharapkan membuka ruang peningkatan keterampilan, sedangkan edukasi dan pelatihan public speaking diarahkan untuk mendukung kapasitas anggota.

Organisasi tersebut juga memasukkan isu kesehatan dan perlindungan anak dalam agenda kerjanya, termasuk partisipasi dalam upaya menekan angka stunting serta mencegah penularan narkoba di kalangan anak-anak.

Sementara itu, Ketua DPC P2LIPI Banjar Maslehah menyatakan kepengurusan yang dipimpinnya siap memperkuat koordinasi dengan DPW P2LIPI Kalsel dan pemerintah daerah. Sinergi tersebut akan menjadi bagian dari pelaksanaan program kerja organisasi agar selaras dengan kebutuhan masyarakat dan arah pembangunan daerah.

“Alhamdulillah pelantikan berjalan dengan lancar. Ke depan, kami akan terus bekerja sama dan menyelaraskan program kerja sesuai arah DPW serta kebijakan pemerintah daerah demi kemaslahatan masyarakat,” tambahnya.

Pelantikan 35 pengurus tersebut ditandai dengan penyematan pin P2LIPI dan penandatanganan berita acara oleh Ketua DPW P2LIPI Kalsel, Ketua DPC P2LIPI Banjar, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Banjar, serta sejumlah undangan.

Dengan kepengurusan baru dan agenda kerja yang akan dirumuskan melalui rapat kerja cabang, P2LIPI Banjar diharapkan memiliki arah kegiatan yang lebih terstruktur untuk memperkuat pemberdayaan perempuan sekaligus memperluas kontribusi organisasi dalam penanganan persoalan sosial di masyarakat. []

Redaksi 03

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *