Kedutaan Besar AS di Baghdad memperingatkan potensi serangan milisi sekutu Iran yang mengancam warga dan kepentingan Amerika di Irak.
BAGHDAD – Pemerintah Amerika Serikat (AS) melalui Kedutaan Besar AS di Baghdad mengeluarkan peringatan keamanan dan meminta warganya meningkatkan kewaspadaan, menyusul potensi ancaman serangan dari milisi Irak yang bersekutu dengan Iran pada Selasa.
Peringatan tersebut disampaikan setelah adanya indikasi bahwa kelompok milisi di Irak masih merencanakan serangan lanjutan yang menyasar warga negara AS serta sejumlah target lain di wilayah tersebut. Situasi ini menandai meningkatnya risiko keamanan bagi kepentingan AS di Irak.
Dalam pernyataan resminya, Kedutaan Besar AS di Baghdad menegaskan adanya dukungan terhadap kelompok milisi tersebut dari sejumlah pihak di dalam negeri Irak. “Beberapa elemen yang terkait dengan pemerintah Irak terus secara aktif memberikan perlindungan politik, keuangan, dan operasional bagi milisi teroris ini,” kata kedutaan besar tersebut di X, sebagaimana dilansir Kompas, Selasa, (05/05/2026).
Langkah peringatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah AS untuk melindungi warganya di luar negeri di tengah dinamika keamanan yang tidak stabil di Irak. Kedutaan juga menilai bahwa ancaman yang ada berpotensi berkembang jika tidak diantisipasi secara serius.
Kondisi ini terjadi di Baghdad dan sejumlah wilayah lain di Irak yang selama ini menjadi titik rawan aktivitas milisi bersenjata. Hingga kini, belum ada laporan resmi mengenai serangan terbaru, namun peringatan tersebut menunjukkan tingkat kewaspadaan tinggi dari pihak AS.
Ke depan, situasi keamanan di Irak diperkirakan masih akan berfluktuasi seiring dengan dinamika hubungan antara kelompok milisi, pemerintah Irak, dan pengaruh Iran di kawasan tersebut. Pemerintah AS pun terus memantau perkembangan guna menentukan langkah lanjutan dalam melindungi kepentingannya di wilayah itu. []
Redaksi1
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan