Bahrain dan UEA meminta Dewan Keamanan PBB mengambil langkah tegas untuk merespons serangan Iran demi menjaga stabilitas kawasan Timur Tengah.
JAKARTA – Pemerintah Uni Emirat Arab (UEA) dan Bahrain mendesak Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) segera mengambil langkah tegas menyusul serangan Iran terhadap wilayah UEA pada 4 Mei 2026. Desakan itu disampaikan Bahrain dalam pembahasan tertutup DK PBB guna merespons meningkatnya ketegangan keamanan di kawasan Timur Tengah.
Duta Besar Bahrain untuk PBB, Jamal Fares Alrowaiei, menegaskan negaranya memberikan dukungan penuh kepada UEA atas serangan tersebut. Bahrain juga menilai situasi keamanan regional tidak bisa dipisahkan antarnegara di kawasan.
“Keamanan kawasan tidak dapat dipisahkan, dan serangan semacam itu harus segera dihentikan… serangan tersebut membutuhkan tanggapan yang kredibel, bersatu, dan tegas dari komunitas internasional dan khususnya dari Dewan Keamanan,” kata Alrowaiei, sebagaimana dilansir Al Arabiya, Kamis (07/05/2026).
Pernyataan itu disampaikan Alrowaiei kepada wartawan menjelang pembicaraan tertutup DK PBB yang digelar atas permintaan Bahrain. Dalam forum tersebut, Bahrain mengutuk serangan Iran terhadap UEA dan meminta komunitas internasional meningkatkan perhatian terhadap stabilitas kawasan.
Ketegangan antara Iran dan sejumlah negara Teluk kembali meningkat setelah serangan yang disebut menyasar wilayah UEA. Bahrain memandang langkah internasional yang cepat diperlukan guna mencegah eskalasi konflik lebih luas di Timur Tengah. []
Redaksi1
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan