Belajar Hingga Sore, Siswa SDN Kebayoran Lama Terdampak Gedung Roboh

Sekitar 200 siswa SDN Kebayoran Lama Selatan 09 masih menumpang belajar di sekolah lain setelah gedung mereka roboh dua tahun lalu dan belum direnovasi.

JAKARTA – Ratusan siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kebayoran Lama Selatan 09, Jakarta Selatan, masih menjalani kegiatan belajar dengan menumpang di sekolah lain setelah gedung sekolah mereka roboh hampir dua tahun lalu. Hingga kini, bangunan yang mengalami kerusakan berat tersebut belum juga direnovasi meski telah masuk dalam perencanaan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Daerah Khusus Jakarta (DKJ).

Kondisi itu mengakibatkan sekitar 200 siswa harus belajar di SDN Kebayoran Lama Selatan 11 dengan jadwal masuk siang. Selain mengurangi kenyamanan belajar, perubahan jadwal juga berdampak pada aktivitas pendidikan keagamaan dan kegiatan harian para siswa.

Salah seorang orang tua siswa, Evi Afrida, mengatakan peristiwa robohnya bangunan terjadi saat libur Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta pada 27 November 2024.

“Awalnya ya itu kejadian kan pas libur Pilkada. Jadi enggak ada yang tahu, penjaga sekolah pun nggak ada yang tahu. Warga sekitar aja yang tahu awalnya itu pagi hari sekitar jam 06.30 WIB. Nggak ada angin, nggak ada hujan, tiba-tiba roboh,” katanya, sebagaimana diberitakan CNN Indonesia, Rabu (22/07/2026).

Ia mengungkapkan pihak sekolah telah melaporkan kejadian tersebut kepada Dinas Pendidikan (Disdik), namun hingga kini belum ada kepastian mengenai pelaksanaan renovasi.

“Ya dari sekolah sih sudah menindaklanjuti, lapor ke Dinas sudah, sudah lapor itu. Cuman memang sampai saat ini belum ada kepastian tindak lanjut,” katanya.

Akibat insiden tersebut, lima ruangan mengalami kerusakan berat, terdiri atas empat ruang kelas dan satu ruang Unit Kesehatan Sekolah (UKS).

“Iya, satu lagi UKS. Empat kelas sama satu UKS, jadi lima ruangan. Langsung seperti itu, makanya dua tahun ya begini aja, terbengkalai begini aja ibaratnya gitu,” jelas Evi.

Menurutnya, penjelasan yang diterima orang tua murid sebelumnya menyebutkan anggaran pembangunan dialihkan untuk kebutuhan sekolah lain.

“Iya kalau waktu yang pertama itu yang kita ketemu sih ya maksudnya ya anggarannya lagi dialihkan ke yang lain dulu, sekolah yang lain dulu karena ada sekolahan yang lebih katanya,” ujarnya.

Selama menumpang di sekolah lain, para siswa harus mengikuti kegiatan belajar mulai pukul 13.00 hingga 17.00 WIB. Kondisi tersebut membuat banyak siswa kehilangan kesempatan mengikuti kegiatan mengaji pada sore hari.

“Karena kan sekarang masuknya siang, jadi anak-anak yang tadinya ngaji sekarang jarang yang ngaji. Sudah dua tahun tidak ngaji lagi gitu. Kan ngajinya itu di sore, habis asar biasanya kan. Kita kan di sini pulang sekolahnya jam 5, dari jam 1 sampai jam 5. Jadinya anak-anak di sore itu ya sudah untuk aktivitas agama jadinya nggak nyaman, kita belajar pun nggak nyaman. Jika siang gitu, pulang sore,” keluhnya.

Selain menggunakan ruang kelas di sekolah lain, musala dan lapangan juga dimanfaatkan sebagai lokasi Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) pada waktu tertentu. Kondisi tersebut juga mendorong sejumlah siswa memilih pindah sekolah.

“Ada yang pindah, kelas 5 SD ini juga ada yang mau pindah nih.. Tahun ini ya pas ajaran baru ini, tanggung kan,” kata Evi.

Menanggapi kondisi tersebut, Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah I Jakarta Selatan Santoso mengatakan anggaran renovasi sebenarnya telah masuk dalam dokumen Detail Engineering Design (DED) pada 2025.

“Kalau secara anggaran, sebenarnya sudah masuk di perencanaan. Sudah masuk di dokumen perencanaan (Detail Engineering Design/DED) 2025,” katanya.

Santoso menjelaskan rencana pembangunan juga mencakup penggabungan SDN Kebayoran Lama Selatan 09 dengan SDN Kebayoran Lama Selatan 11.

“Sebenarnya ini kan sekolah KLS 09 dan KLS 11 itu mau digabung jadi satu. Kemudian yang dibangun itu di KLS 09, KLS 11 itu untuk akses gitu. Itu rencananya,” kata dia.

Ia menambahkan Pemprov DKJ tengah mempercepat proses penanganan, termasuk membersihkan puing-puing bangunan dalam waktu dekat.

“Dalam waktu dekat, nanti kita akan bersihkan puing-puing bangunan,” kata dia. []

Redaksi08

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com