Dua atlet muda Paser, Maishilla Aprinda Azzahira dan Putri Nazifa Afiqah, meraih podium Banua Duathlon Challenge di Kalsel sebagai bagian dari persiapan menuju Porprov Kaltim 2026.
PASER – Dua atlet muda Kabupaten Paser berhasil naik podium dalam ajang Banua Duathlon Challenge yang digelar di Kalimantan Selatan (Kalsel) pada akhir Agustus 2026. Maishilla Aprinda Azzahira meraih juara ketiga kelas overall, sedangkan Putri Nazifa Afiqah keluar sebagai juara pertama kelas Women Open Under 30.
Maishilla yang baru berusia 12 tahun berhasil bersaing dengan atlet yang lebih berpengalaman. Sementara Putri berusia 14 tahun dan disebut masih duduk di kelas III sekolah menengah pertama (SMP).
Pelatih Triathlon Paser, Muhammad Supriyanto, mengatakan Federasi Triathlon Indonesia (FTI) Paser mengirim tiga atlet dalam kejuaraan tersebut, terdiri atas dua atlet putri dan satu atlet putra.
“Maishilla Aprinda Azzahira berhasil meraih Juara 3 Kelas Overall dengan total catatan waktu 2 jam 17 menit. Ia bahkan sempat pingsan sesaat setelah mencapai garis finish karena menguras seluruh tenaga. Total jarak yang ditempuhnya yakni lari 8 km, gowes 40 km, dan lari 4 km dengan total waktu 2 jam 20 menit”, ungkap Supriyanto, Selasa (01/09/2026).
Sementara itu, Putri Nazifa Afiqah berhasil meraih juara pertama kelas Women Open Under 30 dengan catatan waktu 2 jam 29 menit. Ia menempuh jarak yang sama, yakni lari delapan kilometer, bersepeda 40 kilometer, kemudian kembali berlari sejauh empat kilometer.
Adapun satu atlet putra yang diturunkan FTI Paser belum berhasil meraih podium karena menghadapi persaingan ketat dengan atlet-atlet berpengalaman.
“Untuk atlet putra belum memperoleh podium mengingat ketatnya persaingan yang mana banyak atlet lain sudah bergelar nasional,” tambahnya.
Supriyanto menjelaskan, Banua Duathlon Challenge merupakan kejuaraan terbuka yang juga diikuti atlet-atlet kelas profesional. Menurut dia, usia muda dan minimnya pengalaman menjadi tantangan tersendiri bagi atlet Paser dalam menghadapi kompetitor yang lebih berpengalaman.
“Musuhnya tidak hanya dari nasional, pemain-pemain Asia ada juga di situ. Selain itu faktor umur juga, mengingat atlet-atlet kita ini masih sangat muda dan minim pengalaman,” jelasnya.
Kendati menghadapi persaingan ketat, Supriyanto mengaku bangga dengan perjuangan dan pencapaian para atlet Paser dalam kejuaraan tersebut.
Banua Duathlon Challenge mempertandingkan dua disiplin olahraga, yakni lari dan bersepeda. Kejuaraan tersebut sekaligus menjadi salah satu ajang pemanasan bagi atlet Paser sebelum menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur (Kaltim) yang dijadwalkan berlangsung pada November 2026.
Keikutsertaan dalam berbagai kompetisi terbuka diharapkan dapat menambah jam terbang sekaligus mematangkan kemampuan dan mental bertanding atlet Paser menjelang Porprov Kaltim.
“Semoga dengan event seperti ini, semakin menambah pengalaman dan mematangkan mental para atlet menjelang Porprov mendatang,” pungkas Supriyanto. []
Penulis: Wiwik Rahmawati | Penyunting: Nursiah
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan