Presiden Prabowo Subianto hadir sebagai tamu kehormatan utama EEF ke-11 di Vladivostok dan dijadwalkan bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin di tengah agenda penguatan kerja sama ekonomi kedua negara.
VLADIVOSTOK – Forum Ekonomi Timur atau Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 resmi dibuka di Pulau Russky, Vladivostok, Rusia, Selasa (01/09/2026). Forum yang berlangsung hingga 4 September 2026 itu diperkirakan dihadiri lebih dari 5.000 peserta dari sekitar 70 negara, dengan Presiden Indonesia Prabowo Subianto hadir sebagai tamu kehormatan utama atas undangan Presiden Rusia Vladimir Putin.
Forum tahun ini mengusung tema “Timur Jauh: Pembangunan untuk Kesejahteraan Masyarakat”. EEF menjadi forum strategis untuk membahas investasi, kerja sama ekonomi, inovasi, teknologi, logistik, serta pembangunan infrastruktur di kawasan Timur Jauh Rusia.
EEF 2026 berlangsung pada 1–4 September 2026 di kampus Universitas Federal Timur Jauh atau Far Eastern Federal University (FEFU), Vladivostok. Selain Indonesia, forum tersebut melibatkan delegasi dari China, India, Mongolia, Myanmar, Laos, serta sejumlah negara anggota Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN).
Prabowo tiba di Bandar Udara Internasional Vladivostok pada Rabu (02/09/2026) sekitar pukul 10.45 waktu setempat. Kehadirannya memenuhi undangan Putin untuk mengikuti EEF ke-11 sebagai tamu kehormatan utama.
Dalam rangkaian EEF, Prabowo dijadwalkan bertemu Putin pada Kamis (3/9/2026). Pertemuan kedua kepala negara direncanakan berlangsung dalam format sarapan kerja sebelum pelaksanaan sesi pleno forum.
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari penguatan hubungan Indonesia dan Rusia, terutama pada sektor ekonomi, perdagangan, investasi, energi, konektivitas, teknologi, dan bidang potensial lainnya. Pemerintah Indonesia menyebut kunjungan Prabowo ke Vladivostok sebagai momentum untuk memperluas kerja sama kedua negara.
Selain Prabowo, sejumlah pemimpin dan pejabat tinggi negara dijadwalkan mengikuti rangkaian EEF 2026, termasuk Perdana Menteri (PM) Mongolia Uchral Nyam-Osor serta Wakil Perdana Menteri Dewan Negara China Ding Xuexiang. Pemerintah Mongolia mengonfirmasi Uchral mengikuti EEF sebagai tamu kehormatan, sedangkan pemerintah China mengumumkan Ding berada di Rusia pada 2–4 September untuk menghadiri EEF dan sejumlah agenda kerja sama China-Rusia.
Putin juga dijadwalkan mengambil bagian dalam rangkaian utama forum. Agenda kunjungan kerjanya di Vladivostok mencakup pembahasan pembangunan Distrik Federal Timur Jauh, perkembangan proyek di kawasan tersebut, serta pertemuan dengan sejumlah pemimpin dan pejabat negara peserta EEF.
Sesi pleno menjadi salah satu agenda utama EEF 2026. Forum tersebut menjadi ruang bagi para pemimpin negara, pejabat pemerintah, pelaku usaha, dan investor untuk membahas pembangunan kawasan Timur Jauh Rusia sekaligus memperkuat kerja sama ekonomi dengan negara-negara di kawasan Asia-Pasifik.
Program bisnis EEF tahun ini mencakup lebih dari 100 sesi yang dikelompokkan ke dalam lima tema besar, yakni kehidupan dan pekerjaan di Timur Jauh, mekanisme menarik investasi swasta, Timur Jauh sebagai pusat kerja sama internasional, teknologi masa kini dan masa depan, serta logistik dan infrastruktur untuk mendukung pertumbuhan ekonomi.
Forum juga membahas pengembangan penerbangan nirawak sipil dan penerapan transportasi otonom. Selain agenda ekonomi dan investasi, rangkaian EEF 2026 mencakup Forum Industri Kreatif, pameran “Jalan Timur Jauh”, forum internasional konservasi elang, serta berbagai kegiatan budaya di Vladivostok.
Kehadiran Indonesia sebagai salah satu peserta tingkat tinggi dalam EEF 2026 diharapkan membuka ruang lebih luas bagi peningkatan perdagangan, investasi, dan kerja sama strategis Indonesia-Rusia, sekaligus memperkuat keterlibatan Indonesia dalam dinamika ekonomi kawasan Asia-Pasifik. []
Penulis: Amy Maulana | Penyunting: Nursiah
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan