Gambir Dilanda Kebakaran, Penanganan Berlanjut ke Pendataan Warga

JAKARTA – Penanganan kebakaran yang melanda permukiman warga di Jalan Batu Ceper 8, Kelurahan Kebon Kelapa, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat, melibatkan 29 unit mobil pemadam kebakaran dan 135 personel. Setelah api berhasil dikendalikan, tim tanggap bencana mendirikan posko untuk mendata serta menangani warga yang terdampak.

Kebakaran terjadi pada Senin (31/8/2026) dan dilaporkan kepada petugas pemadam kebakaran pada pukul 13.40 WIB. Objek yang terbakar merupakan rumah tinggal semi permanen.

“Objek rumah tinggal semi permanen,” demikian dikutip dari data Command Center Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) DKI Jakarta.

Petugas mulai melakukan pemadaman pada pukul 13.46 WIB. Setelah api berhasil ditangani, proses dilanjutkan dengan pendinginan yang dimulai pukul 16.17 WIB untuk memastikan tidak ada sumber api yang kembali menyala.

Besarnya dampak kebakaran membuat penanganan tidak berhenti pada pemadaman. Tim tanggap bencana mendirikan posko di sekitar lokasi untuk melakukan pendataan sekaligus memberikan bantuan kepada warga yang terdampak.

Wakil Kepala Kepolisian Resor Metro Jakarta Pusat (Wakapolres Metro Jakarta Pusat) Mirzal Maulana mengatakan posko tersebut disiapkan untuk membantu kebutuhan warga setelah kebakaran.

“Ini dibuat posko oleh tim tanggap bencana. Kita buat posko untuk bisa mengidentifikasi, termasuk melakukan perawatan terhadap masyarakat yang kena dampak atas kebakaran ini,” tutur dia, sebagaimana diberitakan CNN Indonesia, Senin (31/8/2026).

Di sisi lain, Kepolisian Resor Metro Jakarta Pusat (Polres Metro Jakarta Pusat) masih menyelidiki penyebab kebakaran. Polisi juga berupaya memastikan titik awal munculnya api dan bagaimana api dapat merambat ke bangunan lain.

“Masih didalami ya penyebab kebakaran, karena api itu sangat cepat dan angin juga kencang sekali dan saat ini tim identifikasi forensik untuk standby untuk melakukan penyisiran apabila nanti pendinginan sudah dilakukan,” kata Mirzal kepada wartawan, Senin (31/8).

Polisi juga akan menggali informasi dari masyarakat untuk membantu proses penyelidikan mengenai asal mula kebakaran.

“Itu masih kita dalami, karena ada informasi masyarakat yang nanti akan kita dalami,” ucap dia.

Dengan selesainya tahap pemadaman dan pendinginan, penanganan berikutnya berfokus pada pendataan warga terdampak serta pemeriksaan lokasi untuk mendukung penyelidikan. Tim identifikasi forensik akan melakukan penyisiran setelah kondisi lokasi memungkinkan. []

Redaksi1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com