Polisi mengarahkan pengendara Bontang-Samarinda menggunakan jalur pesisir selama proses evakuasi empat truk di KM 73 Desa Makarti, Marangkayu, yang terkendala keterbatasan alat berat.
KUTAI KARTANEGARA – Pengendara yang melintasi Jalan Poros Bontang-Samarinda diarahkan sementara menggunakan jalur alternatif melalui kawasan pesisir menyusul proses evakuasi empat truk yang terlibat kecelakaan di Kilometer 73, Desa Makarti, Kecamatan Marangkayu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Rabu (12/08/2026) malam. Evakuasi berlangsung cukup lama karena keterbatasan alat berat di lokasi.
Kecelakaan tersebut melibatkan tiga truk pengangkut tabung Liquefied Petroleum Gas (LPG) 12 kilogram dan satu truk pengangkut bahan bakar minyak (BBM) jenis solar. Salah seorang sopir truk LPG sempat terjepit di dalam kabin akibat benturan.
Petugas berhasil mengevakuasi sopir tersebut dari kabin kendaraan. Korban kemudian mendapat penanganan medis di puskesmas sebelum dirujuk ke rumah sakit di Samarinda untuk memperoleh penanganan lebih lanjut.
Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Kepolisian Resor (Polres) Bontang, Purwo Asmadi, memastikan sopir yang sempat terjepit berhasil diselamatkan.
“Sopirnya selamat. Tadi sempat dibawa ke puskesmas, langsung dirujuk ke Samarinda. Sementara informasi itu dulu,” ucapnya, sebagaimana diberitakan Bontangpost, Kamis (13/08/2026).
Penanganan kendaraan melibatkan personel kepolisian lalu lintas secara gabungan. Namun, keterbatasan alat berat menyebabkan proses evakuasi diperkirakan berlangsung hingga Kamis (13/08/2026) pagi.
Untuk menghindari hambatan selama proses tersebut, polisi meminta pengendara dari arah Bontang menuju Samarinda maupun sebaliknya menggunakan jalur alternatif melalui kawasan pesisir.
“Kami imbau lewat pesisir. Kemungkinan pagi ini baru selesai,” ungkapnya.
Sementara itu, kepolisian masih mengumpulkan keterangan sejumlah pihak untuk memastikan kronologi dan penyebab kecelakaan. Informasi sementara menyebutkan tiga truk pengangkut tabung LPG melaju dari arah Samarinda menuju Bontang, sedangkan satu truk pengangkut BBM jenis solar datang dari arah berlawanan.
Polisi belum menyimpulkan bagaimana rangkaian benturan terjadi hingga keempat kendaraan terlibat dalam kecelakaan tersebut.
“Ada empat yang terlibat. Itu saja dulu sementara,” pungkasnya.
Sebelumnya, Perwira Unit (Panit) Satuan Patroli Jalan Raya (Sat PJR) Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Timur (Kaltim), Tezar I. Wibisana, membenarkan terjadinya kecelakaan tersebut. Informasi awal diterima petugas sekitar pukul 19.00 WITA.
Berdasarkan video yang beredar, bagian depan salah satu truk tampak mengalami kerusakan cukup parah. Sejumlah warga juga terlihat berada di sekitar lokasi untuk membantu proses evakuasi.
Kepolisian masih melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan dan meminta keterangan pihak terkait guna mengungkap penyebab serta rangkaian kecelakaan. Pengguna Jalan Poros Bontang-Samarinda diharapkan memperhatikan arahan petugas dan menggunakan jalur alternatif selama proses penanganan kendaraan belum selesai. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan