Pemprov DKI Jakarta memastikan kesiapan keamanan, transportasi, dan fasilitas pendukung untuk menyambut FIFA ASEAN Cup 2026 sekaligus memperkuat ekosistem sepak bola dan sport tourism.
JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyiapkan dukungan keamanan, kenyamanan, dan transportasi bagi peserta FIFA ASEAN Cup 2026 yang akan bertanding di Jakarta. Persiapan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan Jakarta mampu menjadi tuan rumah yang baik sekaligus memperkuat ekosistem sepak bola dan sport tourism di tingkat regional.
FIFA ASEAN Cup 2026 dijadwalkan berlangsung di Jakarta dan Bandung pada 25 September hingga 5 Oktober 2026. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan kesiapan tersebut saat mengikuti Roll to Glory: FIFA ASEAN Cup™ Family Parade bersama Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Thohir, Minggu (13/9), sebagaimana diberitakan CNN Indonesia, Senin, (14/09/2026).
“Jakarta siap menjadi tuan rumah yang baik. Jakarta merupakan kota yang kita persiapkan menjadi kota ramah olahraga dan destinasi olahraga. Kami akan memberikan dukungan sepenuhnya,” ujar Pramono.
Menurut Pramono, kesiapan Jakarta tidak hanya berkaitan dengan pelaksanaan pertandingan, tetapi juga bagaimana peserta memperoleh pengalaman yang aman dan nyaman selama berada di ibu kota. Karena itu, dukungan pemerintah daerah mencakup kebutuhan penyelenggaraan, terutama keamanan, kenyamanan, dan kemudahan mobilitas.
“Siapa pun yang nanti bertanding di Jakarta harus merasa aman dan nyaman. Semuanya sekarang mudah, transportasinya juga sudah sepenuhnya siap. Kalau memang diperlukan bantuan yang lain, kami siap memberikan dukungan,” tegasnya.
Selain kesiapan penyelenggaraan, ajang tersebut dinilai dapat menjadi sarana memperluas keterlibatan masyarakat dalam perkembangan sepak bola. Hal itu terlihat dari kegiatan parade yang digelar bersamaan dengan Car Free Day (CFD) di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat.
Dalam kegiatan tersebut, Pramono dan Erick berjalan kaki dari Le Meridien menuju kawasan Bundaran HI. Parade turut menghadirkan bola raksasa, defile bendera negara peserta, serta pengenalan trofi FIFA ASEAN Cup.
Sekitar 400 siswa akademi sepak bola juga berpartisipasi bersama legenda sepak bola Indonesia dan para pemangku kepentingan. Keterlibatan tersebut menjadi bagian dari upaya membawa sepak bola lebih dekat dengan masyarakat, khususnya generasi muda.
“Pemprov DKI terus mendukung pengembangan ekosistem sepak bola dan kegiatan olahraga yang melibatkan masyarakat. Harapannya, momentum ini tidak hanya menyukseskan turnamen, tetapi juga mendorong lahirnya lebih banyak talenta sepak bola dari Jakarta dan Indonesia,” tuturnya.
Sementara itu, Erick mengapresiasi dukungan Pemprov DKI Jakarta terhadap penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup 2026. Ia berharap Indonesia mampu memenuhi target sebagai tuan rumah yang baik sekaligus menunjukkan prestasi terbaik dalam turnamen.
“Targetnya menjadi tuan rumah yang baik, semua peserta senang dan aman. Saya yakin suporter Indonesia sudah menjadi suporter yang dewasa,” harapnya.
Erick juga mengajak masyarakat menyambut suporter dari negara-negara peserta, termasuk Malaysia, Thailand, dan Vietnam, dengan baik. Menurutnya, turnamen tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga kesempatan memperkuat sportivitas dan persahabatan antarnegara ASEAN.
Dengan kesiapan fasilitas pendukung, transportasi, keamanan, serta keterlibatan masyarakat dan generasi muda, FIFA ASEAN Cup 2026 diharapkan dapat memberikan dampak lebih luas bagi perkembangan sepak bola Indonesia sekaligus memperkuat citra Jakarta sebagai kota ramah olahraga dan destinasi sport tourism. []
Redaksi08
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan