Sebanyak 88 pelajar SD dan SMP di Malinau mengikuti FLS3N tingkat kabupaten sebagai ajang pembinaan dan seleksi bakat seni serta sastra menuju tingkat provinsi hingga nasional.
MALINAU – Sebanyak 88 pelajar jenjang sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) di Kabupaten Malinau resmi mengikuti Festival dan Lomba Seni Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat kabupaten. Ajang ini menjadi ruang seleksi sekaligus pembinaan bakat seni dan sastra pelajar untuk membuka peluang mewakili Malinau ke tingkat provinsi hingga nasional.
Kegiatan FLS3N tingkat Malinau dibuka oleh Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan Malinau Arbain Alfianus di Ruang Laga Feratu, Selasa (12/05/2026), sebagaimana diwartakan Pemkab Malinau, Selasa, (12/05/2026).
Dalam sambutannya, Arbain mengatakan FLS3N merupakan agenda tahunan yang memberi kesempatan kepada pelajar untuk mengembangkan bakat, kreativitas, dan potensi di bidang seni serta sastra. Menurutnya, kompetisi ini tidak hanya berhenti di tingkat kabupaten, tetapi berjenjang hingga tingkat nasional.
“Ajang talenta ini dilaksanakan setiap tahun, dimulai dari tingkat kabupaten kemudian lanjut ke provinsi dan nasional. Harapan kami, anak-anak Malinau nantinya bisa mewakili daerah hingga ke tingkat nasional,” ujarnya.
Arbain menjelaskan, FLS3N tahun ini diikuti 88 peserta dari jenjang SD dan SMP. Mereka akan berkompetisi dalam berbagai cabang lomba seni dan sastra sebagai bagian dari proses penjaringan talenta muda daerah.
Pelaksanaan FLS3N dijadwalkan berlangsung dalam rangkaian kegiatan mulai 12 Mei hingga puncaknya pada 19 Mei 2026. Selama kegiatan, peserta didorong menunjukkan kemampuan terbaik, baik dari aspek kreativitas, keberanian tampil, maupun penguasaan bidang lomba yang diikuti.
Arbain juga memotivasi seluruh peserta agar tampil percaya diri. Ia berharap ajang ini menjadi pintu bagi pelajar Malinau untuk mengembangkan diri dan membawa nama daerah ke jenjang lebih tinggi.
“Silakan anak-anakku kembangkan dan keluarkan potensi-potensi kalian. Harapan kita bukan hanya sampai di sini saja, tetapi bisa membawa nama Kabupaten Malinau hingga tingkat nasional,” katanya.
Melalui FLS3N, Dinas Pendidikan (Disdik) Malinau berharap pembinaan seni dan sastra di lingkungan sekolah semakin kuat. Ajang ini juga diharapkan mampu melahirkan talenta muda yang tidak hanya berprestasi di tingkat daerah, tetapi juga mampu bersaing di tingkat provinsi dan nasional. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan