Incar Emas Porprov Kaltim, PSSI Paser Siapkan Skuad Pemain Lokal

PSSI Paser akan menyeleksi pemain dari tingkat desa hingga seluruh Kaltim untuk membentuk tim sepak bola yang ditargetkan meraih medali emas Porprov Kaltim 2026.

PASER – Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Kabupaten Paser mempercepat pembentukan tim sepak bola untuk menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur (Kaltim) VIII pada November 2026. Berstatus sebagai tuan rumah, PSSI Paser menargetkan medali emas melalui penjaringan pemain lokal dari tingkat desa hingga seluruh wilayah Kaltim.

Ketua Umum (Ketum) PSSI Paser Abdurahman KA mengatakan pengurus tengah berfokus membentuk kerangka tim yang solid dan berkualitas. Penjaringan pemain telah dimulai sejak penyelenggaraan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) 2025 di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).

Pada ajang tersebut, tim pemantau bakat atau talent scouting PSSI Paser diterjunkan untuk mengamati pemain potensial. Proses seleksi akan dilanjutkan melalui Liga Antardesa dengan waktu pelaksanaan yang direncanakan lebih singkat.

“Seleksi sudah pernah kita lakukan saat Popda. Nanti akan kita lanjutkan lagi lewat Liga Antar Desa. Karena ada efisiensi, proses seleksinya mungkin kita padatkan sekitar 3 hari,” jelas Abdurahman, Kamis (06/08/2026).

Selain menjaring pemain dari Liga Antardesa, PSSI Paser berencana membuka seleksi bagi pemain dari seluruh kabupaten dan kota di Kaltim. Langkah tersebut dilakukan untuk mendapatkan talenta terbaik yang dapat memperkuat tim sepak bola Paser pada Porprov Kaltim 2026.

“Nanti pemain-pemain hasil seleksi inilah yang akan kita genjot untuk Porprov. Karena kita tuan rumah, targetnya emas. Kami sudah komunikasikan juga ke Asosiasi Provinsi,” imbuhnya.

Abdurahman menyebut rencana pembentukan tim tersebut telah dikomunikasikan dengan Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Kaltim. Pemain yang lolos seleksi selanjutnya akan mengikuti program latihan intensif menjelang pertandingan.

Berbeda dengan sejumlah cabang olahraga lainnya, PSSI Paser memastikan tidak akan merekrut pemain dari luar Kaltim. Kebijakan itu diterapkan sebagai bagian dari pembinaan jangka panjang terhadap pemain lokal setelah Porprov berakhir.

“Setelah Porprov kita tetap mengacu pada pemain-pemain lokal. Semua akan kita bina untuk masa depan sepak bola Paser,” tegas Abdurahman.

Pertandingan cabang olahraga sepak bola Porprov Kaltim 2026 dijadwalkan berlangsung di dua lokasi, yakni Stadion Sadurengas dan Stadion Sultan Ibrahim Chaliduddin Kilometer 5, Paser.

Sebanyak sembilan kabupaten dan kota di Kaltim disebut akan mengikuti pertandingan sepak bola. Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) menjadi satu-satunya daerah yang tidak berpartisipasi.

“Sebanyak 9 kabupaten/kota se-Kaltim dipastikan ikut, kecuali Mahakam Ulu. Untuk sistem pertandingan menggunakan setengah kompetisi dengan pembagian 2 grup”, pungkasnya.

Dukungan Bupati Paser Fahmi Fadli diharapkan memperkuat persiapan tim tuan rumah. Dengan seleksi yang terarah, pembinaan pemain lokal, serta dukungan masyarakat, PSSI Paser optimistis mampu mempersembahkan medali emas di hadapan publik Bumi Daya Taka. []

Penulis: Wiwik Rahmawati | Penyunting: Nursiah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com