Polisi menyelidiki pelemparan batu yang memecahkan kaca depan mobil Adinda Cresheilla di Pondok Indah dengan menelusuri rekaman CCTV dan barang bukti.
JAKARTA – Polisi menyelidiki insiden pelemparan batu yang merusak kaca depan mobil Putri Indonesia Pariwisata 2022 Adinda Cresheilla saat melintas di kawasan Pondok Indah, Kota Jakarta Selatan (Jaksel).
Kasus itu menjadi perhatian setelah video kondisi mobil korban beredar di media sosial Instagram. Dalam rekaman tersebut, batu runcing tampak tertancap di kaca depan mobil hingga menimbulkan retakan dan serpihan kaca di bagian dalam kendaraan, sebagaimana diberitakan CNN Indonesia, Selasa, (30/06/2026).
Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Kebayoran Lama Muhammad Kukuh Islami mengatakan, polisi telah melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP) setelah menerima laporan dari korban.
“Jadi itu bisa dilihat di video ada anggota dari reskrim yang mengecek TKP. Jadi saya setiap ada kejadian, memastikan anggota cek TKP,” kata Muhammad Kukuh Islami kepada wartawan di Jakarta, Selasa (30/06/2026).
Kukuh mengatakan korban sudah membuat laporan terkait insiden tersebut. Polisi juga telah mendatangi lokasi bersama korban untuk menelusuri kronologi pelemparan batu yang menyebabkan kaca mobil pecah.
Dalam proses penyelidikan, polisi mengirim surat kepada pihak terkait untuk meminta izin pengecekan kamera pengawas atau Closed Circuit Television (CCTV). Rekaman CCTV diharapkan dapat membantu polisi mengidentifikasi pelaku dan memastikan rangkaian peristiwa.
“Kalau batunya sudah kita jadikan barang bukti dan nanti kita mau melihat dari CCTV untuk kejadiannya seperti apa gitu untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut. Makanya kita menyurat ke ETLE, Satlantas untuk meminta CCTV. Saya juga suruh sisir CCTV yang ada di sekitar,” kata dia.
Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) dan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) menjadi bagian dari pihak yang dimintai dukungan rekaman kamera pengawas. Selain itu, polisi juga menyisir CCTV di sekitar lokasi kejadian.
Dalam video yang beredar, korban terdengar terengah-engah dan terisak setelah insiden tersebut. Serpihan kaca juga tampak tercecer di sekitar jok dan bagian paha korban.
Hingga kini, polisi masih mendalami identitas pelaku, kronologi kejadian, serta motif pelemparan batu tersebut. Warga dan pengguna jalan diimbau tetap waspada serta segera melapor apabila mengalami atau melihat tindakan yang membahayakan keselamatan di jalan. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan