Kapal kargo Tugberk Imamoglu tenggelam sekitar 11 menit setelah bertabrakan dengan tanker ALSU di Laut Marmara, sementara 10 orang di dalamnya masih dalam pencarian.
ISTANBUL – Kapal kargo Turki Tugberk Imamoglu tenggelam hanya sekitar 11 menit setelah bertabrakan dengan kapal tanker ALSU di Laut Marmara, lepas pantai Silivri, sebelah barat Istanbul, Rabu (02/09/2026). Sepuluh orang yang berada di kapal tersebut belum ditemukan, sementara 14 kapal dan satu helikopter dikerahkan dalam operasi pencarian dan penyelamatan.
Tugberk Imamoglu yang mengangkut gulungan baja bertabrakan dengan ALSU, kapal tanker minyak yang saat kejadian dalam kondisi kosong. Direktorat Maritim Kementerian Transportasi Turki menyatakan komunikasi dengan kapal kargo tersebut terputus setelah tabrakan.
“Karena Tugberk Imamoglu tidak merespons panggilan apa pun dan para awak tidak menjawab ponsel mereka… kapal kargo tersebut diyakini tenggelam,” demikian pernyataan badan tersebut, sebagaimana diwartakan Cnn Indonesia, Kamis (03/09/2026).
Menteri Transportasi Turki Abdulkadir Uraloglu mengatakan pihak berwenang menerima panggilan darurat pada pukul 03.26 waktu setempat. Berdasarkan laporan kapten, tabrakan terjadi sekitar pukul 03.15 sehingga kapal diperkirakan hanya membutuhkan waktu 11 menit untuk tenggelam.
“Kami menerima panggilan darurat pada pukul 03.26 (waktu setempat). Jika kita mengacu pada waktu tabrakan yang dilaporkan kapten yakni pukul 03.15, dapat dikatakan bahwa proses tenggelamnya terjadi sangat cepat, hanya dalam waktu 11 menit,” ucapnya.
Upaya pencarian dilakukan di sekitar lokasi tenggelamnya kapal. Tim penyelamat menemukan pelampung dan sekoci yang diduga berasal dari Tugberk Imamoglu, tetapi tidak menemukan seorang pun di dalamnya.
“Kami melihat pelampung dan sekoci, namun sekoci itu kosong. Sayangnya, belum ada korban selamat yang ditemukan sejauh ini,” ujarnya.
Tugberk Imamoglu membawa 10 orang yang terdiri atas seorang kapten dan sembilan awak kapal. Seluruhnya merupakan warga negara Turki. Kapal tersebut tenggelam di perairan dengan kedalaman sekitar 900 meter.
Belum diketahui secara pasti penyebab tabrakan kedua kapal tersebut. Namun, pemilik Tugberk Imamoglu, Tahsin Dogruyol, mengatakan kapten kapalnya telah beberapa kali berupaya memperingatkan kapal tanker ALSU yang bergerak mendekati mereka sebelum tabrakan terjadi.
“Kapten saya memanggilnya dan mengatakan: ‘Anda terlalu dekat’,” ujar Dogruyol.
Pencarian terhadap kapten dan sembilan awak Tugberk Imamoglu terus dilakukan dengan mengerahkan 14 kapal dan satu helikopter. Penyelidikan terhadap penyebab tabrakan juga diperlukan untuk mengungkap rangkaian kejadian yang menyebabkan kapal kargo tersebut tenggelam dalam waktu sangat singkat. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan